Penumpang Pete-pete Bingung Diturunkan Paksa Ditengah Jalan

IMG-20160407-WA0017

Beberapa penumpang yang diturunkan paksa oleh supir Pete-pete, Kamis (7/4/2016) | Saefullah

Makassar, LiputanLIMA.com – Aksi mogok operasi pengusaha Pete-pete (Angkutan kota) di Makassar dirasakan betul oleh penumpang. Selain mengganggu aktivitas, sejumlah penumpang bahkan harus rela diturunkan paksa di tengah jalan.

Hal inilah yang dirasakan Murina, penumpang Pete-pete angkutan Sentral ke Minasa Upa yang dipaksa turun oleh anggota aksi di ujung jalan AP Pettarani. Murina mengaku kesal atas apa yang menimpanya itu.

“Saya tidak tau, dipaksa saja turun,” aku Murina kepada LiputanLIMA.com.

Murina tak sendiri, seorang ibu yang tengah memanggul anak kecil diatas pete-pete juga punya perasaan serupa. Ia tak tahu harus mengendarai apa ke rumahnya yang terletak di Minasa Upa.

“Ya kesal, karena tempat tinggal saya masih jauh, baru tidak ada lagi Pete-Pete,” jelasnya terlihat kebingungan di Ujung Jalan Andi Pangeran Pettarani, Kamis (7/4/2016).

Diketahui, supir angkutan Pete-pete di Makassar melakukan mogok operasi. Aksi itu dalam rangka menolak beroperasinya Pete-pete Smart di Makassar. Pete-pete jenis ini adalah program yang diluncurkan pemerintah Kota Makassar.

(Saefullah/Luqman)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *