Bupati Ini Ajak Kepala Daerah Tolak BPJS

images (72)

Andi Sukri Sappewali | Int

Bulukumba, LiputanLIMA.com – Tak hanya dari kalangan aktifis dan masyrakat yang menolak diberlakukan sistem BPJS. Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali, mengaku mendukung gerakan penolakan BPJS.

Dia beralasan, selama ini sistem kesehatan yang diberlakukan BPJS dinilai tidak efektif serta terbilang diskriminatif. “Sudah pembayaran tiap bulanya mahal, tidak berbanding lurus dengan pelayanan,” katanya via sambungan telepon dari Yogyakarta, Senin (11/4/2016).

Selama ini, dia menilai kalau masih banyak hal kebijakan yang dikeluarkan oleh BPJS tak tersosialisasi ke masyarakat sehingga menimbulkan banyak kritikan dan persoalan dilapangan. Belum lagi tak banyak masyarakat yang mengetahui mana obat yang ditanggung BPJS dan tidak.

“Biasanya masyarakat kan ada beli obat diluar karena katanya tidak ditanggung, siapa yang tahu itu? Ditanggung atau tidak,” ujarnya.

Mantan, Perwira TNI berpangkat Kolonel ini, menambahkan kalau dirinya telah membicarakan hal tersebut bersama beberapa Bupati, termasuk diantaranya Bupati Bantaeng, agar bersama-sama melakukan penolakan BPJS.

“Kalau Jamkesda dulu kan tidak terlalu ribet, kalau ini saya lihat sekarang banyak yang belum paham. Yang kasihan masyarakat kita,” katanya.

(Adi Rahmatullah/Hek)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *