Bocah Dipukul oleh Gurunya, Danny Prihatin

alasan-bocah-yang-dipukul-marinir-mencuri-burung-AWWzg2RfOq

Ilustrasi salah seorang anak yang akan dipukul | Int

 

Makassar, LiputanLIMA.com – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto prihatin terhadap kondisi yang menimpa Ramadhan (9) siswa kelas 1 SD Swasta Rama Sejahtera.

Keprihatinan Danny terlihat saat ia mengunjungi Ramadhan di kediamannnya, Jalan Racing Center, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Kamis, (14/04/2016).

Punggung tangan kiri Ramadhan tampak bengkak, diduga akibat terkena pukulan sapu ijuk oleh wali kelasnya, Megawati saat melakukan pemeriksaan kuku.

“Mendidik itu tidak boleh menggunakan kekerasan,” sesal Danny.

Ia pun menugaskan tenaga medis dari Home Care (Dottoro’ta) untuk mendampingi pengobatan Ramadhan hingga tuntas.

Ramadhan putera bungsu dari pasangan Nurhayati (50), dan Daeng Sawala (65). Nurhayati menuturkan, sehari – hari suaminya bekerja sebagai sopir bentor untuk menafkahi isteri dan tujuh orang anaknya.

Ia berharap anaknya bisa segera sembuh dan beraktifitas kembali seperti sedia kala. Saat mengunjungi Ramadhan, Danny juga menyempatkan diri meninjau kompleks TK, SD, dan SMP Swasta Rama Sejahtera.

Saat berada di sana, Danny mengingatkan guru Yayasan Rama Sejahtera untuk menjadikan pelajaran berharga peristiwa yang menimpa Ramadhan.

“Ini pelajaran berharga bagi siapa pun tenaga pendidik. Jangan pernah berlaku kasar kepada anak didik kita. Kekerasan itu bukan bagian dari pendidikan,” tegas Danny.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Makassar, Alimuddin Tarawe menyatakan pembinaan terhadap guru yang diduga melakukan tindak kekerasan pada muridnya harus segera dilakukan.

“Kita komunikasi dengan pihak sekolah (Yayasan Rama Sejahtera) untuk melakukan pembinaan,” pungkas Alimuddin.

Rilis


Kirimkan berita seputar kegiatan organisasi anda ke redaksi@liputanlima.com disertai dengan nama penulis

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *