Danny Terbata Melepas Birokrat Terbaik Makassar Ini

lg

Danny Pomanto, ketika berfoto bersama almarhum Andi Sudarmawan Mahir | Dok

Makassar, LiputanLIMA.com – Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto melepas jenazah Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Makassar, Andi Sudarmawan Mahir, dalam upacara persemayaman dan pelepasan jenazah di rumah duka Jalan Daeng Tata I Blok V No. 6, kecamatan Tamalate.

Andi Sudarmawan Mahir, lahir di Jeneponto, 15 April 1976. Ia wafat di Rumah Sakit Siloam, Jumat, (29/04/2016), pukul 05.00 Wita pada usia 40 tahun.

Almarhum meninggalkan seorang isteri, Andi Sri Wahyuni Supomo Guntur, dan dua putera serta seorang puteri. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang bersahaja, santun, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Sebagai purna IPDN Angkatan 6, almarhum memulai karir birokratnya di tahun 1998 dengan menjabat Lurah Toilei, Toli – Toli, Sulawesi Tengah. Di tahun 2002, almarhum dipercaya memimpin kelurahan Maricaya, kecamatan Makassar.

Empat tahun kemudian, di 2006 almarhum menjabat sekretaris kecamatan Makassar, dan di 2009 karir pemerintahannya berlanjut dengan memimpin kecamatan Tallo. Lepas menjabat Camat Makassar, almarhum Andi Sudarmawan Mahir, bergabung ke Dinas Koperasi kota Makassar di tahun 2011 dengan jabatan kepala bidang UMKM. Sebelum akhirnya menjabat sebagai kepala bagian Tata Pemerintahan Setda kota Makassar sejak 2015.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, saat melepas jenazah menyampikan almarhum adalah birokrat terbaik, birokrat muda andalan pemerintah kota. “Kami merasa sangat kehilangan oleh karena terasa sekali kehadiran beliau di tengah – tengah pemerintah kota,” ujar Danny terbata.

Ia mengenang hari – hari terakhir bersama almarhum saat menghadiri peringatan Hari Otonomi Daerah di Alun – Alun Kulon Progo, Jogyakarta, empat hari lalu, Senin, (25/04/2016).

“Keberhasilan Makassar meraih Prestasi Kinerja dengan Predikat Sangat Tinggi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah menjadi karya nyata yang dipersembahkan almarhum bagi pemerintah kota,” tutur Danny.

Banyak kenangan yang dilalui Danny bersama almarhum menjelang ajalnya. Kepergian Andi Sudarmawan Mahir selain meninggalkan duka mendalam juga mengejutkan bagi Danny. Kemarin sore, Kamis, (28/04/2016), almarhum masih tampak di Rumah Jabatan Wali Kota menyampaikan undangan bagi Danny untuk memberikan pembekalan bagi praja madya IPDN kampus Sulawesi Selatan yang berlangsung hari ini.

“Tak membayangkan jika foto bersama usai menerima penghargaan di Jogja menjadi foto terakhir saya bersama beliau, dan kemarin juga menjadi pertemuan terakhir,” kenang Danny. Siang itu, saat melepas jenazah yang akan dimakamkan di Bontomate’ne, Jeneponto, Danny mengajak pelayat yang hadir untuk mendoakan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. Selamat jalan sahabat, selamat jalan birokrat terbaik kota Makassar.

Rilis

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *