Sertijab di Kodam, Ini Pesan Pangdam

20160503095454 (1)

Pangdam, Mayor Jendral (Mayjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Agus Surya Bakti sebelum memipin pembacaan fakta integritas oleh lima orang pejabat baru di lingkup Kodam VII Wirabuana | Saifullah

Makassar, LiputanLIMA.com Pergeseran jabatan di lingkungan Komando Daerah Militer (Kodam) VII/Wirabuana dan serah terima jabatan yang prosesinya baru saja diikuti, merupakan bagian dari upaya pembinaan satuan dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas pokok, sekaligus untuk memenuhi tuntutan kebutuhan organisasi di lingkungan TNI AD, termasuk di dalamnya pembinaan personel.

Pangdam VII Wirabuana, Mayor Jendral (Mayjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Agus Surya Bakti mengatakan pergantian beberapa pejabat ini diharapkan  dapat meningkatkan kualitas pembinaan di lingkungan Kodam VII/Wirabuana, serta mampu menyegarkan dengan menciptaka kondisi pembaruan dan pemikiran baru melalui kemampuan, seni kepemimpinan, kreativitas dalam menjalankan roda organisasi di satuan kerja masing-masing.

“Sehubungan dengan itu, selaku pribadi dan atas nama Komando, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kolonel Infanteri Mochammad Hasan, Kolonel Infanteri Satria Putra Rauf, Kolonel Infnfateri Haris Sufi Anwari dan Kolonel Infanteri Lilik Sudaryani, atas pelaksanaan tugas dan tanggungjawab jabatannya selama ini,” ungkap Agus Surya Bakti, Selasa (3/5/2016).

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa mereka adalah selaku Komandan Resor Militer (Danrem) 141/Toddopuli, Staf Ahli Pangdam VII/Wirabuana Bidang Sosial Budaya, Staf Ahli Pangdam VII/Wirabuana Bidang Ilpengetek dan Lingkungan Hidup dan Kajasdam VII/Wirabuana.

Selanjutnya, kepada Kolonel Kav. Drs. Yotanabay A.M., M. Def., S.T,   Kolonel Infanteri Haris Sufi Anwari, Kolonel Infanteri Satria Putra Rauf, Letkol Infanteri Soleh dan Letkol Kav. Otto Sollu, S.E, “Saya ucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat,” lanjutnya.

Masing-masing mereka bertugas sebagai Danrem 141/Toddopuli, Staf Ahli Pangdam VII/Wirabuana Bidang Sosial Budaya, Staf Ahli Pangdam VII/Wirabuana Bidang Ilpengtek dan Lingkungan Hidup, Dandim 1408/BS dan  Kajasdam VII/Wirabuana, menggantikan pejabat sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ia menghimbau bahwa pengangkatan dalam jabatan merupakan suatu kepercayaan, kehormatan dan amanah yang harus diterima dengan rasa syukur, serta harus dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan Yang Maha Esa.

“Laksanakan amanah ini dengan baik, tunjukkan prestasi, dedikasi dan loyalitas serta motivasi yang tinggi, agar pelaksanaan tugas ke depan terlaksana secara optimal,” ucapnya saat berada di ruang Kehormatan Wirabuana (RKW), Makodam VII Wirabuana.

Ia juga membeberkan bahwa jabatan Danrem merupakan jabatan strategis di jajaran TNI Angkatan Darat yang dijabat oleh Perwira terpilih, dengan harapan Perwira yang bersangkutan mampu menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks, dihadapkan pada konteks wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.

Oleh karena itu, seorang Komandan Korem di samping dituntut memiliki pemahaman tentang organisasi satuan yang menjadi tanggungjawabnya, juga harus memiliki pemahaman serta mampu melakukan pembinaan terhadap aspek geografi, demografi dan  kondisi  sosial di wilayah teritorialnya.

“Untuk dapat melaksanakan tugas tersebut, pejabat Danrem 141/Toddopuli yang baru, harus  menjalin kerja sama yang baik dan harmonis dengan Pemerintah Daerah, FKPD, Tokoh Masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan Institusi terkait serta komponen lainnya yang ada di wilayahnya, guna mendukung pencapaian tugas pokok satuan secara optimal,” himbaunya.

Untuk optimalisasi keberhasilan Kodam VII/Wirabuana dalam menjalankan peran dan fungsinya, sangat membutuhkan pertimbangan dan saran serta pemikiran-pemikiran strategis dari para Perwira Staf Ahli.

Makanya, diharapkan eksistensinya mampu berperan maksimal dalam memberikan saran serta masukan kepada Pangdam, dengan memberikan pertimbangan maupun pemikiran konstruktif, melalui pengkajian dan analisis yang cermat, sesuai bidang tugas masing-masing terutama yang menyangkut perkembangan yang terjadi.

Lebih lanjut menegaskan, tugas dan peran Kodim 1408/BS yang eksistensinya sebagai pilar penyangga stabilitas keamanan di kota Makassar ini, tentunya dituntut mampu melakukan pembinaan wilayah secara maksimal, mengingat wilayah tanggung-jawabnya merupakan pusat kegiatan dari semua aspek, baik aspek politik, ekonomi, sosial, maupun aspek budaya, dimana kondisinya sangat berpengaruh terhadap situasi dan kondisi  kawasan Timur Indonesia.

Olehnya, keberadaan Kodim 1408/BS dituntut terus meningkatkan kepekaan, dalam mencermati setiap permasalahan yang terjadi, karena stabilitas serta suasana yang kondusif di daerah ini akan menjadi barometer dan berpengaruh langsung terhadap terwujudnya stabilitas keamanan wilayah lainnya.

Selain itu, Ia berharap agar semua yang baru saja mengemban jabatan baru itu aga mampu dengan penuh rasa tanggung jawab, serta mampu menjawab berbagai tantangan dan perkembangan yang terjadi.

“Demikian pula tentang tugas dan tanggung jawab Jasdam VII/Wirabuana dalam melaksanakan fungsi pembinaan jasmani Militer, Kajasdam yang baru dapat melakukan terobosan-terobosan positif dalam rangka peningkatan pembinaan jasmani di lingkungan Kodam VII/Wirabuana,” ungkap Agus.

Pangdam mengharapkan dalam konteks kepentingan pendidikan, promosi jabatan maupun rekruitmen, pembinaan Jasmani Militer hendaknya dilakukan secara obyektif, mengingat pelaksanaan seleksi yang tidak obyektif akan berdampak pada munculnya personel-personel yang tidak cakap dalam melaksanakan peran dan tugasnya, sehingga akan merugikan keberadaan TNI AD di masa yang akan datang.

“Kepada para perwira dengan landasan pemikiran diminta mampu menjabarkan dan mampu melaksanakan tugas serta  tanggung jawab yang diemban dengan sebaik-baiknya. sebagai seorang prajurit, apapun jabatan yang telah disandang, maka satu hal yang harus tetap melekat pada jati diri prajurit yaitu loyalitas, moralitas dan integritas,” pungkas Agus Surya Bakti.

(Saifullah/Suryani Musi)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *