Munaslub Golkar, Pengamat: SYL Menang atas NH

Caketum Golkar | Int

Caketum Golkar bergandengan tangan usai pengundian nomor urut beberapa waktu yang lalu | Int

Makassar, LiputanLIMA.com – Nama Syahrul Yasin Limpo (SYL) di kancah Munaslub Golkar kian menarik perhatian. Itu setelah dia lolos meski tidak memberikan sumbangan seperti yang disyaratkan panitia Munaslub.

Syahrul memang tak sendiri, ada Indra B Utomo yang juga tidak menyetor. Lalu bagaimana kans Syahrul jika dibanding calon lain yang memberikan sumbangan tersebut?

Pengamat politik Unibos, Arif Wicaksono melihat, peluang keterpilihan Syahrul sangat kecil. Alasannya kata dia, ada kecendrungan suara pemilih dari DPD seluruh Indonesia akan memilih calon yang sudah menyerahkan mahar ke panitia Munaslub.

“Pemilik suara pasti akan merasa berat memilih calon yang sudah menyumbang, lebih baik diberi telur daripada dijanji ayam,” kata dia kepada LiputanLIMA.com, Senin (9/5/2016).

Ia menambahkan, soal calon yang menyumbang dan tidak, sudah menimbulkan faksi di tubuh Golkar. “Itu artinya, saat ini dalam tubuh partai Golkar sedang terjadi perang antara kubu kader yang ikhlas menyumbang sejumlah dana, versus kubu kader yang merasa bersih tanpa harus menyumbang Rp1 Miliar,” tambahnya.

Terlepas dari itu, Arif menilai, kelolosan SYL merupakan kemenangan atas perseteruan klasik dengan Nurdin Halid sebagai Stering Commitee. “Lolosnya SYL juga bisa dimaknai sebagai kemenangannya atas seteru klasiknya,” ungkap dia.

(Ruslan/Luqman)

One Comment

sanu

kalau sumbangan bararti tdak ada patokan berapa yang harus dserahkan tp kalau syarat bararti wajib untuk di bayar. wajarlah kalau ada org yg egak mau bayar kalau menyumbng tp sekedar terpaksa. apalagi kalau pejabat paling2 uang rakyat yang dikorbankan

Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *