Sidang Kasus CPI, Puluhan Warga Penggugat ‘Serbu” Ruang Sidang

20160510103345

Suasana ketika sidang kasus CPI | Saifullah

Makassar, LiputanLIMA.com – Warga dan simpatisan penggugat penuhi ruang sidang dalam agenda sidang mendengarkan keterangan saksi fakta dari penggugat oleh hakim dan melengkapi berkas untuk alat bukti dari tergugat.

Sidang lanjutan kasus reklamasi Center Point of Indonesia (CPI) di kawasan Pantai Losari, sebelah barat Makassar, diperkarakan oleh pihak Wadah Lingkungan Hidup (Walhi) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Jalan Raya Pendidikan, Makassar.

Kasus ini sudah sampai pada tahap pembuktian dengan mendengarkan keterangan saksi dari pihak penggugat, hari ini puluhan warga korban rumahnya tergusur dan simpatisan penggugat oleh Walhi Sulawesi mendatangi PTUN bermaksud untuk mengawal jalannya sidang.

Salah seorang dari kuasa hukum Walhi, dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Edy mengatakan bahwa sedikitnya ada empat orang sebagai saksi fakta dalam kasus Reklamasi yang dihadirkan pada sidang hari ini, Selasa (10/5/2016).

“Ada empat orang saksi, Dg Bollo, Samsuddin Dg Gasa, Umar Dg Situju dan H Sukiman,” ungkap Edy ketika hendak masuk di ruang sidang.

Saksi yang dihadirkan oleh kuasa hukum Walhi,  ada tiga orang dari laki-laki dan satu dari perempuan, mereka ada yang menjadi saksi fakta dalam kasus tersebut, satu orang dari korban yang mengaku rumahnya digusur dan dibakar pihak pemerintah.

Puluhan dari simpatisan penggugat tidak hanya datang menyaksikan, namun mereka datang melakukan aksi damai dengan menggunakan brosur dan spanduk-spanduk yang dipampang di pelataran halaman, depan pintu masuk kantor PTUN.

Dari pantauan LiputanLIMA.com, mereka ada yang menulis dalam spanduk dan brosur itu, memberikan pernyataan bahwa mereka menolak reklamasi pantai di Makassar.

(Saifullah/Suryani Musi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *