Pendaftaran Taruna Akmil, Kodam VII: Kalau Ada Main Suap, Coret!!!

Arahan Pangdam, Mayjen TNI Kodam VII Wirabuana, diwakili oleh Kasdam brigadir jendral TNI Spartodi, menyampaikan sambutan didepan orang tua atau wali dan calon peserta Taruna dan Taruni Akmil Tahun Anggaran 2016, Senin 16/5/2016.

Arahan Pangdam, Mayjen TNI Kodam VII Wirabuana, diwakili oleh Kasdam brigadir jendral TNI Spartodi, didepan orang tua/wali dan calon peserta Taruna dan Taruni Akmil Tahun Anggaran 2016, Senin (16/5/2016) | Saefullah

Makassar, LiputanLIMA.com – Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) Kodam VII Wirabuana, Brigadir Jenderal TNI Supartodi menyampaikan arahan di depan orang tua/wali calon taruna dan taruni Akademi Militer (Akmil) tahun Anggaran 2016 di ruangan Balai Pertemuan Kodam VII/Wirabuana, Senin (16/5/2016).

Brigadir Jenderal TNI Supartodi banyak memberikan informasi terkait sistem pendaftaran untuk masuk menjadi taruna dan taruni akmil tahun ini kepada orang tua calon peserta.

Pada kesempatan itu, Supartodi mengatakan teknis pelaksanaan atau syarat untuk masuk Akmil harus mengikuti semua aturan seleksi secara tertif dan sesuai mekanisme yang telah dipersiaplan oleh pelaksanakan penerima anggota baru.

Dalam arahan yang dihadiri oleh semua orang tua calon peserta, Supartodi mengimbau bahwa semua pendaftar tahun 2016 ini, dengan tegas mengatakan tidak boleh ada sogokan atau kasus suap menyuap.

“Diluar, biasa ada didengar kasus suap menyuap taruna sering terjadi menjelang pendaftaran, itu tidak ada, suap menyuap tidak ada, kalau ada, langsung saya coret,” tegas Supartodi.

Ia menjelaskan, bahwa biaya pendaftaran semuanya gratis. Jika ada ditemukan, maka akan ditindaki sesuai pelanggarannya. “Saya memohon kepada semua pihak, bila ada yang menemukan calo, tolong hubungi saya dan saya akan menindakinya secara langsung,” tambahnya.

Olehnya, jika ada yang mengatakan ada biaya pendaftaran, kata dia, itu tidak benar “Bila yang terlibat adalah orang tua maupun yang bersangkutan. Maka sanksi, akibat kegiatannya akan digugurkan,” Kasdam Brigadir Jenderal TNI Supartodi mempertegas.

(Saefullah/Luqman)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *