Pangdam VII: Ada Oknum yang Terima Suap, Sudah Dicopot

Pangdam VII Mayjen Agus Surya Bakti | Indra

Pangdam VII Mayjen Agus Surya Bakti | Indra

Makassar, LiputanLIMA.com – Panglima Daerah Militer (Pangdam) Mayor Jendral TNI Komando Daerah Militer (Kedam) VII Wirabuana, Agus Surya Bakti akan bertidak tegas terhadap pelaku yang ditemukan melakukan transaksi sogok menyogok dalam pendaftaran untuk masuk menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Agus mengatakan, bahwa tiga bulan belakangan telah berupaya melakukan pencegahan dan membongkar kedok pelaku tindak sogok menyogok untuk diloloskan masuk menjadi prajurit TNI. Ia yakin, ada segelintir orang yang berusaha melakukan hal tersebut.

Agus melanjutkan bahwa di Kodam VII Wirabuana saat ini menjalankan program prioritas tahunan. “Pada tahun ini sejak saya menjabat, saya punya enam program prioritas. Pertama masalah konsolidasi kedalam, saya pelajari yang penting disini adalah masalah penangan narkoba. Kedua masalah werving, ketiga adalah etika prajurit atau jati diri prajurit,” jelas Agus.

Soal sogok menyogok, lanjut Agus, banyak terjadi jelang penerimaan. Sampai ada orang tua yang jual sawah dan barang-barang lainnya, padahal ujung-ujungnya tidak lulus.

“Terus terang ada. Ini sudah terbukti, sekarang sementara diproses, ada dari perwira, dari Tamen dan Bintara. Sekarang sudah masuk Pempon atau sudah masuk ditahanan. Motifnya, macam-macam dan ini sementara kita bongkar,” tambahnya.

Soal sanksi Agus menjelaskan, bahwa hukumannya mulai dari yang ringan hingga hukuman berat bahkan sampai masuk pada ranah pidana, sesuai pelanggarannya. “Sekarang sudah ada (oknum) yang dikena sanksi berat. Sudah ada yang diganti, dicopot,” tutup Agus.

(Saefullah/Luqman)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *