Wali Kota Makassar Lantik Pejabat di Taman Makam

Dok

Dok

Makassar, LiputanLIMA.com – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto melantik 84 pejabat eselon II dan III serta badan pengawas Perusahaan Daerah dan Badan Layanan Umum Daerah di Taman Makam Pahlawan Panaikang, Selasa, (31/5/2016).

Dari 84 pejabat yang dilantik terdapat 11 pejabat Eselon II, 52 pejabat Eselon III, dan 16 dewan pengawas Perusahaan Daerah (Perusda), serta 5 dewan pengawas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Penempatan pejabat didasarkan pada pertimbangan kinerja yang terukur sejak menempati jabatan pada 13 Februari 2015 lalu. Dari evaluasi yang dilakukan ditemukan perlunya melakukan penyegaran dalam bentuk rotasi.

“Ini bagian dari dinamika organisasi yang menandakan tidak seorang pun pejabat Pemkot yang berada dalam zona aman kecuali bagi mereka yang menunjukkan kinerja tinggi dan mampu menjalankan tupoksi dengan sebaik – baiknya,” ungkap Danny.

Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang dipilih Danny didasarkan pada berbagai pertimbangan. TMP Panaikang mewakili simbol perjuangan, dan pengorbanan. Pelantikan di pemakaman juga mengingatkan dan menyadarkan mereka yang dilantik jika hal yang paling berharga dalam kehidupan adalah kesempatan (waktu).

“Bagi kita yang masih hidup pergunakanlah sisa umur kita untuk melakukan kebaikan dalam hidup utamanya bagi kita yang mengemban amanah (jabatan),” ujar Danny.

Berada di tengah – tengah pusara pahlawan, Danny ingin menggugah jiwa nasionalisme pejabat yang dilantik dengan mempertanyakan apa yang telah mereka berikan untuk membangun negeri. “Berbaring di sini pahlawan yang merelakan jiwa dan raga untuk kemerdekaan bangsa dan negara. Lantas apa yang telah kita berikan untuk melanjutkannya perjuangan pahlawan?Amanah (jabatan) ini menjadi jalan dalam melanjutkan perjuangan pahlawan mengisi kemerdekaan,” lanjutnya.

Menurut Danny, melantik pejabat di TMP Panaikang juga ingin menyampaikan pesan moral jika jabatan tidaklah kekal yang bisa menyelamatkan manusia adalah amal jariyah, “Dedikasi kita untuk berjuang demi kepentingan rakyat itulah yang kelak menjadi amal jariyah kita. Mendedikasikan diri kita untuk kota kita harus dua kali tambah baik,” tegas Danny.

Pelantikan yang digelar jelang peringatan hari Kesaktian Pancasila pada 1 Juni menjadi momen yang sangat tepat untuk menghidupkan kembali semangat Pancasila. Menurut Danny, negeri ini banyak mengalami cobaan, sehingga sangat penting menjadikan Pancasila sebagai harga mati dan dasar dalam menjalankan amanah.

Lewat pelantikan ini Danny ingin menyampaikan jika pemerintah kota Makassar membutuhkan orang – orang yang mau bekerja keras dan memiliki desikasi tinggi untuk mewujudkan Makassar dua kali tambah baik.

(Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *