Tumpas Begal, Gubernur Minta Apotik Disasar

Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin menghadiri undangan acara bukan bersama sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun ke-66 Kodam VII/Wirabuana, di lapangan upacara prajurit TNI, di Markasnya, jalan Urip Sumaharjo, Makassar, Senin 20/6/2016.

Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin menghadiri undangan acara bukan bersama sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun ke-66 Kodam VII/Wirabuana, di lapangan upacara prajurit TNI di jalan Urip Sumaharjo, Makassar, Senin (20/6/2016) | Dok

Makassar, LiputanLIMA.com – Penduduk kota Makassar meminta agar pihak pemerintah dan pengaman dari kepolisian bertindak lebih tegas terhadap oknumnya untuk mencekal aktivitas para begal sebelum beraksi.

Demikian sudah dibicarakan oleh Gubernur sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo mengaku kepada pihak kepilisian dan meminta kepada Komando Militer (Kodam) VII/Wirabuana untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut.

“Tadi sudah saya minta kepada jajaran polda dan Kodam VII/Wirabuana bersama unsur-unsur muspida untuk turun tangan bahkan kami minta pak walikota lebih serius melakukan aksi penangan secara persuasif dan reaktif terhadap sumber-sumber hadirnya begal yang ada,” ungkap Syahrul, di Makodam VII/Wirabuan, Senin (20/6/2016).

Sebenarnya kata dia, penanganan yang dilakukan kepolisian dan pengaman sudah cukup maksimal. Hanya saja, hal ini masih saja terus bermunculan disetiap kesempatan aksi-aksi begal yang dilakukan oleh para remaja yang tidak boleh dibiarkan lagi.

Ia juga meminta kepada seluruh unsur-unsur yang akan diturunkan agar mencari tempat dimana mereka mendapatkan sumber minuman keras atau apotik tempat membeli obat yang biasa dikonsumsi untuk merangsang emosinya dan lain sebagainya.

“Jadi sekarang sementara dilakukan aksi secara bersama untuk mencari sumbernya, kalau dia ditemukan mengambil dari apotik, maka kita akan tutup apotiknya. Ini harus ditekan tidak bisa dikasi hati lagi,” tegas mantan bupati Gowa itu.

(Saefullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *