Arum Spink Luncurkan Buku Religius

Arum Spink | Dok

Arum Spink | Dok

Makassar, LiputanLIMA.com – Satu lagi karya ilmiah yang lahir dari tangan Anggota DPRD Sulsel Arum Spink. Kali ini, Ketua Ikatan Alumni Pondok Pesantren Darul Arqam Gombara meluncurkan buku relegius.

Sesuai rencana, Pipink sapaan akrab Arum Spink akan melaunching sekaligus membedah buku yang ditulisnya sendiri “Ramadhan Usah Kau Pergi”, Jumat (29/7) di Hotel Clarion, Makassar.

Buku yang merupakan kumpulan essai yang ditulis langsung Pipink selama ramadan tahun ini, berisi tentang esensi berzakat, manfaat bangun sahur, buka puasa, maupun tentang makna berpuasa, serta kajian-kajian keislaman lainnya.

“Ini kumpulan essai yang saya tulis selama ramadhan, termasuk sebagian diantaranya adalah materi ceramah tarwih dan tausiah saya, ” kata Pipink yang juga mantan Sekretaris Jenderal Dewan Eksekutif Mahasiswa IAIN Alauddin Makassar, Kamis (28/7).

Di buku yang memuat 45 tulisan dengan isi 200 halaman akan dibedah sejumlah tokoh. Seperti menghadirkan Imam New York Ustas Samsi Ali sebagai pembicara sekaligus membawakan ceramah halal bil halal di rangkaian peluncuran buku tersebut.

Selain itu, beberapa guru besar, seperti Prof Madjid Salatu, Dr Aswar Hasan, Dr Zulfahmi, serta Dr Sabri AR akan tampil sebagai pembedah di kumpulan essai Arum Spink di depan para undangan dan kerabat mantan ketua KPU Bulukumba itu.

Pipink menguraikan, buku yang diterbitkannya ini diharapkan bisa memberi manfaat untuk orang banyak. Apalagi, hasil dari penjualan buku tersebut, sepenuhnya akan disumbangkan ke pondok pesantren yang membesarkannya.

“Nanti hasil penjualan buku, saya sumbangkan ke pesantren, sekaligus bentuk terima kasih saya kepada para guru yang ikhlas membimbing kami saat masih di pesantren,” tutur Pipink.

Di peluncuran buku nantinya, Pipink mengundang berbagai komunitas. Seperti alumni Gombara, mantan aktivis mahasiswa, komunitas beetalk Makassar, komunitas pecinta motor Tiger, maupun sejumlah tokoh di Sulsel.

Sekadar diketahui, buku relegius Arum Spink itu merupakan karya ke empatnya. Sebelumnya, wakil rakyat asal Bulukumba ini, sudah meluncurkan tiga buku lainnya. Masing-masing, Pemilu Dalam Perpesktif Hukum Islam, Dipersimpangan Menuju Tuhan, serta Harga untuk Sebuah Tepuk Tangan.

Selain empat buku yang ditulisnya, Pipink juga dikenal peduli terhadap pendidikan. Jauh sebelum menjadi anggota dewan, ia mendirikan sekolah gratis di Bulukumba. Bahkan, para siswa yang masuk di sekolah itu berasal dari keluarga tidak mampu, maupun anak yatim-piatu.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *