Badko-PB Diminta untuk Sikapi Pembakaran Baliho HMI

Baliho

Dok

Gowa, LiputanLIMA.com – Insiden pembakaran baliho bergambar logo Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di UIN Alauddin memantik reaksi keras dan kecaman dari kader dan alumni organisasi hijau hitam tersebut.

Pihak komisariat HMI Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin yang membuat dan memasang baliho tersebut sudah melaporkan kejadian tersebut di Mapolres Gowa pada hari yang sama saat insiden terjadi, Jumat (9/9).

Kendati demikian, sejumlah aktivis HMI meminta, Badan Kordinasi HMI Sulselbar dan Pengurus Besar HMI juga ikut terlibat mendampingi hal ini. “Saya meminta kepada PB dan Badko Sulselbar untuk menyikapi persoalan ini secara serius,” pinta Surya Sahrul Rajab, mantan pengurus HMI cabang Makassar.

Hal itu dirasa wajar, lantaran insiden itu menyangkut logo lembaga yang sangat bersejarah dan sudah melahirkan banyak tokoh. Surya menambahkan, kalau pembakaran itu merupakan aksi kejahatan intelektual dan mengkerdilkan posisi HMI di kampus-kampus.

“Dosen maupun birokrasi kampus tersebut telah melakukan kejahatan intelektual dengan membakar simbol kebesaran HMI,” tambahnya.

Dari beberapa sumber, pembakaran logo HMI ini ditengarai dilakukan oleh seorang oknum dosen di UIN Alauddin.

(Ruslan)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *