Gowa Perda LAD, Takalar Garap Perda Perlindungan Adat

Dok

Dok

Takalar, LiputanLIMA.com – Ditengah kisruh kekuasaan kerajaan Gowa, kabupaten Takalar justru sedang mempersiapkan Peraturan Daerah (Perda) perlindungan dan pelestarian Cagar Budaya, Pengakuan serta Peran Lembaga Adat. Perda yang merupakan inisiatif DPRD setempat sudah diproses untuk memperoleh dukungan seluruh fraksi.

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Takalar, Makmur Mustakim menjelaskan bahwa pihaknya menggagas perda ini sebagai bentuk kecintaan terhadap pelestarian adat dan budaya di Takalar. “Di Takalar, ada empat kekuatan hebat di masa lalu. ini yang harus dilestarikan dan dilindungi”,ujar politisi PPP, Rabu (14/9/2016).

Dalam konsep Baleg DPRD Takalar, posisi Pemerintah Daerah adalah Supporting bagi kelestarian lembaga adat kerajaan. “Pemkab harus hadir mensupport eksistensi para pemangku adat. Ada Polombangkeng, Galesong, Sanrobone dan Laikang. Mereka diberikan kewenangan penuh untuk mempertahankan eksistensi.”papar Daeng Lewa, sapaan akrabnya.

Ketika ditanya apakah perda ini lahir disebabkan kisruh di Gowa?. Makmur menjelaskan Perda inisiatif ini telah digodok beberapa bulan lalu.

“Tidak ada kaitannya. Perda ini kita garap sudah lama dinda. Takalar semoga bisa melestarikan adat dan budaya masa lalu,” tegas Makmur yang disebut akan bertarung di Pilkada Takalar.

(Hek)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *