Dandim BS Pimpin Rapat Persiapan Eksekusi Barabaraya Besok

Dandim 1408/BS Letnan Kolonel (Kav) Otto Sollu memmeberikan penjelasan kepada sejumlah Komandan Regu (Danru) dan beberpa pejabat lainnya yang akan dilibatkan untuk pelaksanaan eksekusi pengosongan asrama Barabarayya Rabu, 21/9/2016, besok.

Dandim 1408/BS Letnan Kolonel (Kav) Otto Sollu memmeberikan penjelasan kepada sejumlah Komandan Regu (Danru) dan beberpa pejabat lainnya yang akan dilibatkan untuk pelaksanaan eksekusi pengosongan asrama Barabarayya Rabu, 21/9/2016.


Makassar, LiputanLIMA.com – Komandan Kodim 1408/Bs Otto Sollu memimpin rapat koordinasi bersama beberapa Komandan Regu (Danru), membahas terkait persiapan untuk eksekusi pengosongan asrama barabarya besok, Rabu, 21/9/2016.

Rapat koosrdinasi yang sekaligus sebagai bentuk gladi pengosongan asrama Barabarayya tersebut dilaksanakan didepana lapangan apel atau lebih tepatnya disamping ruang kehormatan Komando Daerah Militer (Kodam) VII/Wirabuana Selasa, 20/9/2016.

Letnan Kolonel (Kav) Otto Sollu mengakatan bahwa pertemuan ini dilakukan jelang pengosongan Asrama Barabaraya besok guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dilapangan.

“Kita atur agar tidak terjadi kekerasan dilapangan sehingga pengosngan rumah dapat berjalan dengan tertib dan terakomodir. Juga untuk menghindari jangan sampai ada salah prosedur dilapangan,” jelasOtto Sollu.

Eeksekusi pengosongan rumah ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan warga yang sudah dilakukan sebelumnya sebanyak lima kali. Kemudian pihaknya hanya meminta janji mereka yang bermukim di Asrama itu.

“Mereka sudah berjanji akan keluar apabila tanah itu betul milik Moedhingeng Daeng Matika yang disewakan kepada Kodam VII/Wirabuana beberapa tahun silam, karena mereka sudah bilang akan keluar dengan kesadarannya, sehinga janji itu besok ditagih,” beber Otto Sollu.

Sesuai undangan yang telah diberikan kepada warga Barabarayya, eksekusi akan dilaksanakan pukul 09.00 WITA besok. Untuk mengawal jalannya eksekusi, beberapa pejabat Kodam VII/Wirabuana akan ikut turun melakukan pemantauan serta siap memberikan pemahaman kepada mereka.

“Ada beberapa pejabat akan turun untuk melakukan sosialisasi yang terakhir kalinya, termasuk Kasdam VII/Wirabuana dan beberapa pejabat lainnya,” jelasnya.

Walaupun telah diwacanakan untuk melakukan eksekusi terhadap warga Barabarayya besok, namun mereka masih tetap bersikeras ingin tinggal untuk menetap di Asrama itu, maka sebagai bentuk toleransi, pihak Kodam VII/Wirabuana akan memberikan waktu beberapa hari untuk mengemas.

Kalau tidak diindahkan maka pelaksaan eksekusi tetap dilakukan. “Waktunya kita lihat saja besok tergantung keputusan pimpinan Kodam VII/Wirabuan yang hadir besok saat sosialisasi,” terangnya.

Diakhir, Dandim 1408/BS yang belum cukup setahun menjabata itu mengatakan kalau pasukan yang akan diturunkan untuk mengawal ketertiban dilapangan besok dan untuk menjaga serta mengawasi oknum yang dianggap akan melakukan atau memicu terjadinya hal-hal yang tidak diingkan, sedikitnya ada sekira 300 orang.

*Saifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *