Ketua KIPP Bulukumba Jual Ginjal, Azwar Hasan: Pemda Tidak Pro Transparansi

Azwar Hasan.

Azwar Hasan.

Makassar, LiputanLIMA.com – Sekaitan pernyataan Ketua Komisi Informasi dan Partisipasi Publik (KIPP) Bulukumba yang akan menjual ginjalnya sendiri memantik beragam tanggapan. Diketahui, melalui akun Facebooknya, Ketua KIPP Ahmad Gazali menjajakan ginjalnya untuk membiayai operasional lembaga yang dipimpinnya.

Azwar Hasan, Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Sulawesi Selatan mengaku sangat menyayangkan kejadian ini.

“Pembentukan KIPP di Bulukumba adalah atas dasar Perda yang mencantol ke UU. Karena itu, menjadi kewajiban sekaligus tanggung jawab Pemda dan DPRD Bulukumba untuk menganggarkan biaya operasional”,ungkap akademisi Universitas Hasanuddin itu.

Azwar menambahkan jika tidak dilakukan, maka itu sama halnya dengan melecehkan peraturan yg mereka buat sendiri. “Mereka melecehkan aturan yang mereka buat sendiri,”tegasnya.

Yang menjadi perhatian Azwar adalah ketika peristiwa ini tidak memperoleh perhatian, maka Pemkab terkesan tidak pro transparansi dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Itu juga menunjukkan tidak adanya itikad baik pihak Pemda disana untuk mendorong adanya transparansi dalam pelayanan publik di lingkup pemda Bulukumba,”sesal Azwar. (Hek)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *