Polemik Perda Lembaga Adat, Raja Gowa Temui Akbar Faizal

img-20161019-wa0002

Makassar, LiputanLIMA.com – Raja Gowa ke-37 Andi Maddusila Andi Idjo, yang bergelar I Maddusila Daeng Mannyonri Karaeng Katangka Sultan Aluddin II bertandang ke kantor anggota Komisi III DPR RI dari Sulsel, Akbar Faizal.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangka mengadukan persoalan polemik pemberlakuan Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2006 tentang Penataan Lembaga Adat dan Budaya Daerah.   

Perda yang dibentuk Bupati dan DPRD Gowa ini dianggap mencederai keluhuran sejarah, kearifan lokal, rasa keadilan dan kepastian hukum. Tidak hanya itu, Perda ini juga memicu timbulnya gesekan dan konflik vertital dan horizontal yang ditandai dengan adanya pengerusakan benda-benda bersejarah serta pembakaran gedung DPRD Gowa.

“Persoalan yang dipicu lahirnya Perda adat ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Untuk itulah, beliau datang meminta saya sebagai Wakil Rakyat dari Sulsel untuk turun tangan mencari jalan keluar yang terbaik, yang sejalan dengan aspirasi rakyat”, tutur Akbar Faizal, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Sesuai ciri khasnya yang cekatan, mantan Deputi Tim Transisi Jokowi JK ini lantas menelpon Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. Karena gagal tersambung, Akbar lantas mencoba menelpon Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Sumarsono untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan apa selanjutnya langkah pemerintah pusat.

Sang Dirjen lalu menjelaskan secara panjang lebar persoalan tersebut dan langkah-langkah yang akan diambil pemerintah pusat, kepada Akbar Faizal.

Di akhir pertemuan, Akbar lantas meminta beliau agar bersikap tenang dan mengikuti proses yang sedang berlangsung. Pria yang digadang-gadang maju sebagai calon Gubernur Sulsel ini juga menitipkan pesan.

“Adalah sebuah kehormatan jika kita bisa menjaga nilai-nilai luhur masa lalu untuk dijadikan bahan atau poin untuk memperbaiki kualitas masa depan kita. Sebab masa lalu dan masa depan tak pernah saling bertentangan. Keduanya selalu ada garis dan tali hubungan yang kuat.” tutup Akbar Faizal dengan mimik serius.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *