Prof Hamka Haq Jadi Saksi Ahli Ahok

Prof Hamka Haq. Facebook.

Prof Hamka Haq. Facebook.

Jakarta, LiputanLIMA.com – Polri melanjutkan penyelidikan atas laporan pidato kontroversial Ahok di Kepulauan Seribu. Siang ini tim penyelidik meminta keterangan Prof Hamka Haq sebagai ahli dari terlapor, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Prof Hamka Haq, anggota DPR RI dari PDI Perjuangan ini, akan memberikan keterangannya sebagai ahli mengenai terpenuhi tidaknya unsur penistaan agama atas pernyataan Ahok yang menyebut surat Al-Maidah 51.

“Saya tidak mewakili MUI tapi dari Pak Ahok. Saya termasuk anggota dewan pertimbangan MUI, anggota DPR juga. Dimintai menjadi saksi mengenai apakah itu tuduhan ucapan penistaan agama memenuhi syarat untuk dikatakan penistaan agama. Saya saksi ahli agama dari pihak terlapor,” ujar mantan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filasafat, UIN Alauddin Makassar itu di kantor Bareskrim, Gedung KKP, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, seperti dilansir dari detikcom, Senin (7/11/2016).

Bagi Hamka Haq, pernyataan Ahok menyinggung surat Al-Maidah tidak memenuhi unsur penistaan agama. Sebab Ahok tidak pernah mengatakan dibohongi kitab suci, melainkan menyatakan ada orang yang berupaya membohongi orang lain menggunakan ayat kita suci.

“Saya menilai tidak memenuhi syarat untuk itu karena dipotong si Buni Yani itu. Menurut saya tidak memenuhi syarat sebagai penisstaan agama. Karena tidak langsung mengatakan dibohongi Alquran tapi ada orang yang berbohong menggunakan Alquran,” ujar Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia tersebut.

Selain meminta keterangan ahli, tim Bareskrim juga memeriksa Ahok sebagai pihak terlapor. Namun pemeriksaan Ahok dilakukan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel. (Rul)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *