Warga AS Tidak Terima Trump Jadi Presiden

img-20161110-wa0001

New York, LiputanLIMA.com – Teriakan “Not My President” atau bukan presiden saya mewarnai jalan raya di beberapa negara bagian Amerika Serikat. Ratusan demonstran membanjiri jalan-jalan di Berkeley dan Oakland jam dini hari Rabu waktu setempat.

Para demonstran melampiaskan kemarahan mereka pada terpilihnya Donald J. Trump sebagai presiden. Demonstrasi serupa juga dilaporkan terjadi di Pittsburgh, Seattle dan Portland, serta beberapa wilayah lainnya.

Dikutip dari New York Times, kepolisian lalu lintas di California mengatakan bahwa salah satu pengunjuk rasa, yang tidak diidentifikasi identitasnya mengalami luka besar setelah ditabrak mobil ketika demonstran berusaha untuk pindah ke jalan bebas hambatan.

Demonstrasi ini terjadi sebagai bentuk kemarahan para pendukung partai Demokrat. Diawali di daerah San Francisco Bay setelah kemenangan mengejutkan Mr. Trump. Dari Pennsylvania ke California, Oregon dan Washington State, ratusan orang di jalanan, menurut laporan oleh media lokal dan The Associated Press.

Di Oregon, puluhan orang memblokir lalu lintas di pusat kota Portland dan memaksa penundaan untuk kereta pada dua jalur kereta ringan. kerumunan terus bertambah menjadi sekitar 300 orang.

Menurut laporan setempat, terlihat beberapa yang duduk di tengah jalan untuk memblokir lalu lintas. Kerumunan pengunjuk rasa anti-Trump membakar bendera Amerika dan meneriakkan “That Not My President.”

“Kita tidak bisa hanya duduk dan membiarkan menjadi presiden rasis dan pegiat seks, ” kata Adam lebih berani, seorang mahasiswa ilmu politik 22 tahun di University of California, Berkeley, yang berbaris dengan pengunjuk rasa lainnya.

“Dia membuat kita terlihat buruk ke seluruh dunia,” katanya lebih berani.

Beberapa mobil di jalan membunyikan klakson dengan sangat keras. “Ini adalah awal dari sebuah gerakan.” Pendemo mengatakan protes itu dimulai secara spontan di kalangan mahasiswa yang berkumpul di kampus Berkeley untuk menonton hasil pilpres di negara adidaya tersebut. Ketika Mr Trump dinyatakan menang, mahasiswa mulai membanjiri jalan utama dan mulai berjalan menuju tetangga Oakland. (Hek)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *