LMP: Program Gowa Bersih Terlalu Dipaksakan

img-20161114-wa0021img-20161114-wa0019

Gowa, LiputanLIMA– Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Gowa menilai Program Sabtu bersih secara massal  oleh Pemerintah Kabupaten Gowa pada sabtu (12/11/2016) lalu terkesan dipaksakan. Hal tersebut disebabkan karena tidak didukung oleh keseriusan aparatur pemda setempat.

Ketua Bidang Lingkungan LMP Kabupaten Gowa, Andry Tompo, menilai Program sabtu bersih adalah program politik Bupati gowa yang diharapkan mendorong partisipasi masyarakat. “Sayangnya, tidak di dukung oleh SKPD terkait yang membidani atau yang mengurusi sampah.”ujar Andry.

LMP menyodorkan bukti dengan tidak diangkutnya sampah di beberapa titik setelah program itu dilaksanakan.  “Salah satunya di jl. Abdul Rasyid Dg Lurang, kelurahan Paccinongang membuat masyarakat kecewa karena sampah yang di kumpul masyarakat tidak terangkut,”tambah Andry. LMP khawatir nantinya menimbulkan ketidak percayaan masyarakat terhadap pemerintah. “Karena perangkat pemda gowa bekerja tidak profesional sementara program Bupati Gowa cukup baik,”ujar Andry.

LMP berharap kedepan pemerintah kabupaten gowa harus peka terhadap masalah sampah, karena masyarakat telah membuktikan kepeduliannya terhadap sampah dengan berkonstribusi pada program “Ayo Bersih Gowa” yang di canangkan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *