Luncurkan Zakat Air Minum, Warga Pampang: Terima Kasih Pak IYL

 

MAKASSAR, LiputanLIMA.com– Penyaluran zakat mal Ichsan Yasin Limpo (IYL) melalui pembuatan dan pengelolaan air minum gratis di Pampang, Makassar, membuat warga setempat merasa sangat terbantu. Itu sebabnya, saat mengetahui tokoh peduli kemanusiaan ini datang untuk meresmikan, para ibu rumah tangga dan tokoh masyarakat berbondong mendatangi lokasi produksi air.

Kala Ichsan tiba di lokasi, para warga langsung menyambut pelopor pendidikan gratis itu dengan penuh antusias, sembari memanfaatkan momen itu untuk berfoto bersama, sekaligus bersalaman sebagai tanda terima kasih.

“Terima kasih Pak Ichsan atas perhatiannya. Kami tak akan melupakan jasa bapak,” kata ibu rumah tangga, Nurlela, di sela-sela peresmian Zakat Air Minum (Zam) Abdi Merah Putih (Ampuh), Senin (14/08/17) sore.

Selain para ibu rumah tangga, sejumlah tokoh masyarakat juga meluangkan waktunya menghadiri peresmian tersebut. Termasuk ketua RT setempat, serta para pemuda dan remaja yang bakal dilibatkan dalam pengelolaan Zam Ampuh tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, IYL mengaku sengaja menyalurkan zakat hartanya untuk pembuatan dan pengelolaan air minum gratis, murni untuk membantu masyarakat setempat. Bahkan, ia meminta agar Zam Ampuh ini tidak dikaitkan dengan politik. “Ini tidak ada hubungannya dengan politik. Sejak dulu saya niatkan,” ujar IYL.

Zam Ampuh menggunakan teknologi terbaik yang semuanya dibiayai oleh IYL melalui zakat maal ketua PMI Sulsel tersebut. Di samping itu, kualias air minum ini juga disebut-sebut jauh lebih baik dibanding produksi air isi ulang yang selama ini dikonsumsi.

Untuk tahap awal, pengelolaan Zam Ampuh diproduksi rata-rata sekitar 300 galon per hari. Setelah itu, didistribusikan setiap saat ke rumah warga yang membutuhkan oleh remaja dan pemuda yang dilibatkan di pengantaran.

Berdasarkan pantauan, di peresmian Zam Ampuh, IYL yang didampingi sejumlah legislator Sulsel, serta Dirut PDAM Makassar Haris Yasin Limpo, juga mengkonsumsi langsung air minum tersebut, sambil memperhatikan, sekaligus mengecek mesin produksi air minum. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *