Dilarang Khutbah, Syamsari Laporkan Lurah & Anggota TNI – Polri

img-20161118-wa0000

Tensi Pilkada Takalar 2017 semakin tinggi. Calon Bupati Takalar nomor urut 2, Syamsari Kitta dicekal melakukan khutbah disalah satu masjid, di Kelurahan Pattalassang. Syamsari Kitta telah mengagendakan untuk membawakan khutbah hari ini di mesjid Mesjid Hayatil Imam, Lingkungan Pattallassang, Jumat (18/11/2016).

Pelarangan tersebut terlihat dari surat edaran bernomor 648/KLP/XI/2016 yang telah tersebar. Isinya mengimbau para imam masjid atau kepala lingkungan Kelurahan Pattalassang, untuk tidak mengundang Calon Bupati dan Wakil Bupati Takalar membawakan ceramah atau khutbah di masjid daerah sekitar.

Surat edaran memantik protes keras dari Tim Syamsari Kitta-Achmad Dg Se’re. Tim Media Paslon ‘Berua Baji’, Arum Spink begitu menyesalkan surat edaran yang ditandatangai oleh, Muh. Arfah (Lurah Pattalassang), Aiptu Siswo R (Babinkamtibmas), Serda M Arif (Babinsa), dan Muh Saleh Dg Buang (Ketua LPM).

“Ini sekularisasi politik. Ini membahayakan. Pertanyaan yang muncul adalah atas dasar apa surat edaran ini muncul? Apakah ini adalah upaya sistematis menjegal calon kami?,” tukas mantan Ketua KPU Bulukumba.

Untuk itu, Tim Advokasi Syamsari-Dg Se’re ini berencana bakal melaporkan tindakan ini ke Panwas Takalar, sore nanti.

Dia mengaku, akan melaporkan Lurah Pattalassang atas dugaan ketidak-netralan ASN. Sementara, Aiptu Siswo  (Babinkamtibmas) dan Serda M Arif (Babinsa) juga dilaporkan, karena dinilai ikut memperkeruh suasana politik di masa kampanye.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *