Golkar Dukung Jokowi di Pilpres 2019, Luthfi A Mutty Bilang Golkar Kekurangan Kader

Luthfi A Mutti | Int

Luthfi A Mutty | Int

Jakarta, LiputanLIMA.com – Partai Golongan Karya memastikan bakal mendukung Joko Widodo (Jokowi) mencalonkan diri di Pilpres 2019. Sikap itu mendapat tanggapan dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang di Pilpres 2014 lalu menjadi pengusung dan pendukung Jokowi.

Politisi Nasdem Luthfi Andi Mutty mengatakan, menjadi pertanyaan besar ketika Partai Golkar menyatakan dukungannya untuk Jokowi saat Pilpres masih akan berlangsung tiga tahun lagi. Sebagai partai terbesar sekaligus tertua, semestinya Golkar punya kader terbaik sendiri untuk diusung sebagai calon presiden.

“Dia (Golkar) partai besar, tertua, kadernya terbanyak, tapi kok enggak bisa menemukan kadernya yang terbaik, ini kan pertanyaan besar?,” kata Luthfi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2016), seperti diberitakan detikcom.

Bagi Luthfi, Golkar terlalu terburu-buru berbicara soal pencalonan presiden, mengingat masa jabatan Jokowi masih tiga tahun lagi.

“Kenapa kok buru-buru amat, orang belum bicara pilpres kok Golkar sudah bicara pilpres,” tambah anggota komisi II itu.

Luthfi mengakui bahwa Golkar adalah partai tertua dengan sistem kaderisasi yang sangat baik. Namun, Ia merasa aneh jika Golkar justru mengambil keputusan kilat mendukung Jokowi di Pilpres 2019.

“Mereka mungkin sudah tiba pada kesimpulan bahwa mereka tidak memiliki kader yang tidak bisa dijual lagi kepada masyarakat,” tutur mantan Bupati Lutra itu.

“Ini kan pembajakan kader namanya, dulu belum ngomong-ngomong presiden, mereka sudah ngusung. Sekarang kita belum bicara pencalonan dia malah mengusung kader lain,” tambahnya lagi.

(Asrul)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *