Suzanna : Kita Sudah Mau Bekerja Malah Diajak Ribut

IMG-20160601-WA0001

Suzanna Kaharuddin, Ketua DPP PKPI Sulsel. Accul

Makassar, LiputanLIMA.com – Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Suzanna Kaharuddin, tidak terima dirinya diberhentikan oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN).

Kepada LiputanLIMA, Suzanna mengaku bahwa dirinya bersama pengurus DPP PKPI Sulsel melakukan konsolidasi partai tiba-tiba keluar surat pemberhentian dirinya sebagai ketua.

“Ini kan kita sementara konsolidasi untuk persiapan verifikasi, kalau ada begini membuat kita untuk ribut lagi sehingga merugikan PKPI,” kata Suzanna Kaharuddin, di kantor DPP PKPI, Makassar, Rabu (1/6/2016).

Ia juga mengkau akan melawan jika putusan yang dikeluarkan DPN itu sebuah putusan yang tidak didasari oleh Rapat Pleno dan mekanisme partai.

“Ini kan tidak ada kendala yang terjadi, kenapa tiba-tiba muncul surat yang di tandatangan Ketum dan Wasekjend, artinya mekanisme partai tak dilakukan dalam mencapai putusan tersebut,” ungkap wanita yang juga sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulsel itu.

Suzanan juga mengatakan, jika langkah pemberhentian dirinya itu sarat akan kepentingan seseorang, termasuk kepentingan kursi ketua.

“Meski ada surat PLT saya akan tetap jalan untuk konsolidasi terus karena sayalah yang sah sebagai Ketua DPP PKPI Sulsel,” tambahnya lagi.

Accul

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *