Pengamat Sebut Rusdi Masse Pantas  Pimpin Nasdem Sulsel

Rusdi Masse | Int

Rusdi Masse | Int

Makassar, LiputanLIMA.com – Bupati Sidrap dua periode H Rusdi Masse dijagokan memimpin Partai Nasdem Sulsel. Selain memiliki pengalaman mumpuni di politik dan dunia usaha, juga figuritasnya bisa diperhitungkan.

Pengamat politik dari Unhas, Adi Suryadi Culla dan Pengamat Komunikasi dari UIN Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad,  memiliki pandangan sama jika Rusdi Masse paling pantas memimpin Nasdem Sulsel jika dibandingkan figur lain yang terwacanakan selama ini.

Adi Suryadi Culla, bahkan menganggap kehadiran Rusdi diyakini akan mampu menyatukan kader Nasdem yang dikabarkan mulai terbelah selama beberapa bulan terakhir. “Kalau dari segi ketohohan beliau (Rusdi Masse) sangat pantas,” tandas Ketua Dewan Pendidikan Sulsel itu, Rabu (8/6/2016).

Selain ketokohan, sentuhan tangan bupati yang sukses menyulap daerahnya sebagai salah satu daerah yang berkembang, juga diprediksi mampu  membuat Partai Nasdem menjadi partai besar di Sulsel.

“Dari segi pengalaman politik, Rusdi Masse paling mempuni. Kapasitas dan kapabilitasnya akan membuat partai Nasdem menjadi besar,” kata Culla yang tak lain ketua Jurusan Hubungan International Fisip Unhas.

Pernyataan senada disampaikan
Firdaus Muhammad. Menurutnya, RMS, sapaan akrab Rusdi Masse memang paling mumpuni memimpin Nasdem. “Rusdi Masse cukup berpeluang dan berpotensi pimpim nasDem terutama dalam hal kepemimpinan politik,” urainya.

Meski demikian, Rusdi tetap tidak akan mulus jika ingin memimpin Nasdem. Alasannya, status sebagai kader Golkar, memungkinkan mendapat penolakan dari beberapa kader, terutama mereka yang mengincar posisi ketua, atau punya kepentingan tertentu.

Sementara itu, Konsultan Politik dari Jaringan Suara Indonesia (JSI) Arif Saleh, menganggap, perebutan posisi kursi ketua di Nasdem Sulse tergolong seksi. Mengingat, ada beberapa faksi yang terkesan masih saling tarik menarik, termasuk momentum pemilihan gubernur.

“Tentu ada kewajaran juga kalau ada beberapa elit Nasdem bersikukuh tidak menginginkan figur eksternal menjadi ketua. Tetapi pertanyaannya, apakah kalau kader internal menjadi ketua ada jaminan soliditas kader terjaga. Sementara sudah dua ketua di Sulsel memunculkan benih keretakan,” papar Arif.

Soal Rusdi Masse, Arif mengaku masih harus meyakinkan DPP. Alasannya, mantan sekretaris DPW Partai Bintang Reformasi (PBR) itu dinilai belum sepenuhnya bisa diterima semua elit partai bentukan Surya Paloh tersebut.

“Sepanjang bisa meyakinkan DPP, terutama Surya Paloh, maka peluang RMS terbuka. Tetapi harus diingat, bahwa pengurus di DPP terkadang juga ada yang punya kepentingan tertentu. Sehingga bisa saja membuat manuver menghambat langkah RMS,” tambah eks jurnalis SINDO ini.

(Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *