Inisiator: BMPG Anak Kandung Partai Golkar

Muh Risman Pasigai | Dok

Muh Risman Pasigai | Dok

Makassar, LiputanLIMA.com – Partai Golongan Karya sebagai kekuatan politik yang cukup besar memiliki puluhan juta pemilih dan kader yang begitu besar.

Dengan kondisi ini, memantik ide untuk mendirikan lagi satu organisasi sayap sebagai wadah untuk menyalurkan kreatifitas unsur muda. Unsur Pemuda di Partai Golkar yang begitu besar baru saja mendeklarasikan Barisan Muda Partai Golkar (BMPG).

“Partai Golkar Harus mempersiapkan dari sekarang, Kebijakan di Bidang Kepemudaan dan Bidang Kaderisasi harus melihat kepentingan internal dan berorientasi kedepan,” tegas Muhammad Risman Pasigai, Inisiator Pembentukan Barisan Muda Partai Golkar, Minggu (26/6/2016).

Risman melanjutkan BMPG hadir untuk menjawab kebutuhan Partai Golkar dalam Mempersiapkan generasi muda untuk kelangsungan Partai dimasa yang akan datang. “BMPG hadir untuk menjaga dan menjalankan kebijakan – kebijakan Partai Khususnya dalam mempersiapkan calon- calon pemimpin golkar kelak, BMPG akan saling bahu membahu dengan Partai Golkar dan organisasi lainya dalam menghadapi segala situasi politik, termasuk akan bekerja untuk pemenangan Partai Golkar di Pemilu dan Pilpres,” ungkap Risman Pasigai

Dijelaskannya bahwa BMPG adalah Anak Kandung, Lahir dari Rahim Partai Golkar, olehnya BMPG harus selalu seirama dengan Kebijakan Ketua Umum Partai Golkar, Terlalu Banyak Anak Muda Di Partai Golkar, mereka butuh saluran dalam berkreasi dan berinovasi untuk kepentingan Partai Kedepan, Anak Muda adalah aset yang begitu berharga, mereka harus di berdayakan secara maksimal.

BMPG akan dideklarasikan sebagai organisasi sayap partai yang akan menghimpun pemuda- pemuda golkar sehingga bisa berkarya untuk partai dan bangsa ini, BMPG akan melakukan rekruitmen partai anggota dan pengurus dari anak- anak muda yang ingin menjadi kader golkar.

“BMPG akan fokus pada agenda perkaderan dalam rangka melacak, memahami sekaligus mengoptimalkan potensi anak muda. Jadi semacam laboratorium. Dengan begitu, Partai Golkar tidak akan mengalami krisis kepemimpinan di masa mendatang,” lanjutnya.

Diketahui, saat ini Golkar telah memiliki Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) dan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) sebagai organisasi sayap kepemudaan. Sekalipun demikian, hemat Risman, BMPG tetap relevan bila perspektif kebijkaan DPP untuk bidang kepemudaan dan kaderisasi berorientasi jangka panjang.

“Dibutuhkan penyegaran untuk menjawab tuntutan zaman. Bila tidak, akan menua dan usang. Pada poin itulah urgensi BMPG yang akan merangkul Gen Z (pemilih pemula yang lahir antara tahun 1994 sampai tahun 2009 yang sejak lahir akrab dengan teknologi, red) sekaligus menyiapkan sebagai pemimpin berdaya saing global pada semua bidang kepemimpinan di masa mendatang,” pungkas Risman Politis Berdarah Sulsel

(Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *