Aktivis Minta Dana Pilkada Takalar Tidak Ditambah

Dok

Dok

Takalar, LiputanLIMA.com – Jaringan Informasi Rakyat (Jirak) Takalar menggelar Dialog Publik menyoal transparansi anggaran Pilkada Takalar, Rabu (31/8/2016) siang di Warkop CS Takalar.

Dialog menghadirkan pihak KPU, Panwas, DPRD, dan Sekda Takalar.
Peserta dialog yang didominasi aktifis di daerah berjuluk Butta Panrannuangku meminta kepada eksekutif dan legislatif untuk tidak lagi menganggarkan dana tambahan Pilkada.

“Sepuluh milyar itu sudah besar sekali. Itu saja yang adendum,” ujar Bintang Ote’, peserta dialog.

Menurutnya dana sebesar itu diyakininya sudah cukup untuk menyelenggarakan Pilkada. “Itu kan asumsi dari KPU yang mengasumsikan sesuai kondisi pilkada sebelumnya. Dulu tujuh pasangan calon,” paparnya.

Menanggapi hal tersebut, komisioner KPUD Takalar menjelaskan bahwa pihaknya telah memperhitungkan sedetail mungkin. “Kita sudah punya RKA tahapan pelaksanaan Pilkada ini. Semua sesuai kebutuhan,” ujar Muhammad Arfah, Komisioner KPUD Takalar.

Anggota Banggar DPRD Takalar, Makmur Mustakim yang juga narasumber kegiatan ini menyebutkan pihaknya akan menjadikan rekomendasi kegiatan ini sebagai bahan dalam pembahasan anggaran perubahan di DPRD Takalar.

“Kita akan jadikan bahan di pembahasan anggaran di Dewan,”jelas Makmur Mustakim, legislator PPP dua periode di DPRD Takalar.

Dialog ini juga menyoroti lemahnya pengawasan pelanggaran Pilkada yang menjadi tugas pokok Panwaslu Takalar.

(Hek)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *