Dapat Nomor Urut 1, Bur Dikabarkan Tersangka Kasus Penjualan Aset Negara

img-20161025-wa0006

Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin menyapa pendukungnya setelah pengundian nomor urut | Hek

Takalar, LiputanLIMA.com – Pengundian nomor urut para Calon Bupati Takalar berlangsung di grand Kalampa Hotel, Takalar, Selasa (25/10/2016).

Hasilnya, pasangan incumbent Bur – Nojeng memperoleh nomor urut 1 dan pasangan Syamsari Kitta – Haji De’de (SK-HD) memperoleh nomor urut 2.

Tak lama berselang, kabar menyeruak dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat. Kejati Sulselbar menetapkan Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penjualan tanah negara.

“Penyidik telah menemukan dua alat bukti yang sah,” kata Kepala Kejati Sulawesi Selatan dan Barat, Hidayatullah, Selasa (25/10/2016).

Hidayatullah tidak mau menjelaskan dua alat bukti itu. Namun, kata dia, keterlibatan Burhanuddin sangat kuat dalam pembelian tanah seluas 150 hektare di Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Takalar pada 2015. Nilai penjualan lahan itu sebesar Rp 15 miliar.

Burhanuddin adalah tersangka keempat dalam kasus ini. Sebelumnya, kejaksaan telah menetapkan Camat Mangarabombang, Muhammad Noer Utary; Kepala Desa Laikang, Sila Laidi; dan Sekretaris desa Andi Sose sebagai tersangka dalam kasus lahan Laikang.

Hidayatullah menjelaskan, tindakan Burhanuddin yang menjual lahan itu telah mengakibatkan negara kehilangan asetnya. Padahal, kata dia, Badan Pertahanan Nasional telah memberi peringatan agar lahan tersebut tidak dijual.

“Tapi dia mengabaikan dan tetap menyetujui penjualan lahan tersebut,” Ujar Hidayatullah.

(Hek)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *