Lorenzo Paparkan Kejanggalan Kekalahannya di Jerez

Jorge Lorenzo | Int

Jorge Lorenzo | Int

Jerez, LiputanLIMA.com – Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo harus rela finis di urutan ke dua pada balapan seri Jerez, Spanyol, Minggu (24/4/2016). Dia tak bisa mengejar rekan setimnya, Valentino Rossi yang sukses menjadi tercepat.

Kendati demikian, mantan juara dunia MotoGP 2015 itu mengklaim bahwa dia seharusnya bisa menjuarai Grand Prix Spanyol dengan cukup telak. Namun, kondisi ban membuatnya gagal menyalip Rossi.

Juara dunia itu mengatakan ban belakang miliknya sering selip di lintasan lurus sehingga dia agak mengendorkan gas agar tak terjatuh, dan akhirnya finis kedua terpaut 2,3 detik dari Rossi. Sebelumnya, dia malah sempat tertinggal hingga 4 detik.

“Laju motor tidak kencang sejak awal. Rossi lebih kencang dari saya pada awal balapan, namun di pertengahan lomba saya bisa menjaga jarak,” kata Lorenzo.

Saat mulai menempel Rossi, tutur Lorenzo, bagian tengah ban tiba-tiba tergelincir di lintasan lurus. Bahkan seperti menggunakan ban basah saat melakukan perpindahan transmisi, membuatnya harus menjaga tarikan gas hanya 80 persen saja.

“Saya sebetulnya sangat tangguh dan mungkin bisa memenangi balapan dengan marjin cukup besar, namun dengan adanya masalah spinning ini saya tidak bisa berbuat banyak dan harus melambat untuk menyelesaikan balapan.”

Kondisi itu kata Lorenzo, baru pertama kali ia alami di MotoGP. “Tapi jujur saja, punya masalah ban selip ketika Anda benar-benar di lintasan lurus, itu tak pernah menimpa saya. Terus terang saya agak khawatir, karena gejala selip ini meningkat di setiap putaran,” sesal pemilik nomor 99 ini.

“Saya khawatir ada yang tidak beres, dan merasa dalam situasi yang tidak nyaman” tambah pebalap Spanyol itu.

(*/Luqman)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *