Kasihan, Lantaran Dinilai Tidak Becus Bekerja, Pelayan Robot Ini Dipecat

1263636051977206669

Ilustrasi robot pelayan di Restoran | Int

China, LiputanLIMA.com – Keberadaan robot memang bisa menarik banyak pelanggan, namun robot belum dapat menggantikan tenaga kerja manusia. Hal tersebut dibuktikan oleh beberapa restoran di kota Guangzhou, China “memecat” staf mekaniknya itu. Lantaran dianggap tidak becus bekerja, dan justru menuai banyak keluhan dari rekan manusianya.

Menurut harian Worker’s Daily, dua restoran yang mempekerjakan robot sudah bangkrut dan satu yang masih buka berhenti menggunakan robot sebagai pelayan.

Padahal, biaya untuk menyewa robot tidak murah. Untuk satu robot biaya sewanya mencapai 50.000 yuan atau sekitar Rp 100 juta sebulan belum ditambah biaya listrik dan perawatan.

Dinilai, para robo tersebut tidak bisa membawa sup atau makanan lain tanpa tumpah. Masalah lain, mereka sering rusak.

Karyawan lain menyebut, para robot itu memiliki kemampuan yang sangat terbatas jika dibandingkan manusia. Contohnya saja, Mereka tak bisa menerima pesanan atau menuangkan air panas untuk pelanggan.

Jika dibanding ongkos yang digunakan untuk membayar gaji karyawan biasa ditambah kemampuannya yang terbatas nampaknya robot memang belum bisa menggantikan peran manusia.

Wakil Rektor Universitas Teknologi Guangdong, Zhang Yun mengatakan, robot bisa sangat bermanfaat dan meningkatkan produktivitas saat digunakan dalam industri manufaktur di mana pekerjaan yang dilakukan selalu sama dan berulang.

“Robot belum mampu bekerja di sektor yang mengharuskan adanya interaksi dengan manusia dalam frekuensi yang tinggi,” ujar Zhang Yun (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *