Begini Cara HMI STIE Nobel Rayakan Milad HMI

Makassar, LiputanLIMA.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIE Nobel Makassar merayakan hari lahir organisasi kemahasiswaan tertua di Indonesia ini dengan menggelar diskusi bertema “Peran KAHMI dalam mengawal insan cita HMI: dulu, kini dan akan datang” di foodcourtlantai I Kampus STIE Nobel Makassar Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Jumat (5/2/2016).

Muliadi, selaku Ketua Panitia penyelenggara diskusi menuturkan, kalau hari lahir HMI ke 69 ini tidak dirayakan dengan seremonial belaka. Karena menurut Muliadi, perayaan seperti potong tumpeng bukanlah tradisi organisasi HMI.

“Kami berpikir kader-kader HMI adalah orang yang berpendidikan sehingga perayaan yang tepat untuk memperingati hari jadi adalah dengan berdialog atau diskusi seperti yang kami laksanakan sekarang ini,” terang pria jurusan Manajemen ini kepada liputanlima.com.

Melalui kegiatan ini pula diharapkan terbangun sinergitas antara senior dan junior kader Hijau Hitam, dalam hal ini antara kader HMI di komisariat dengan senior di KAHMI.

Sementara itu, salah satu narasumber yang juga anggota KAHMI dari Kabupaten Gowa, Drs Syawal Dg Rala mengatakan bahwa para kader HMI saat ini telah banyak dipengaruhi oleh kepentingan-kepentingan para politisi.

“Ada juga adik-adik kita yang sering turun aksi demonstrasi tetapi tidak murni karena HMI namun ada yang pesan,” jelasnya dengan nada kecewa.

Pada kegiatan kali ini, panitia menghadirkan tiga narasumber yaitu Prof Dr Hj Melantik Rompegading SH MH, Dr Ir Bahrianto Bahtiar M Sc, dan Drs Syawal Dg Rala. (accul/man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.