Sudah 8 Tahun, Komdis UIN Belum Pernah Pergantian Ketua

12279106_10203635182198661_7884915594394145507_n

Sumber gambar: Facebook Hasyim Aidid

 Gowa, LiputanLIMA.com –Sejak berdirinya Komisi Disiplin (Komdis) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar pada Agustus tahun 2009, hingga saat ini belum ada pergantian ketua dan pengurus lainnya, dilansir dari Washilah.com.

Komisi Disiplin adalah Komisi yang dibentuk oleh rektor/dekan/direktur untuk memberikan pertimbangan dan atau usul bagi pemberian penghargaan atas prestasi atau penjatuhan sanksi kepada mahasiswa yang melakukan pelanggaran peraturan tata tertib.

Pembentukan Komdis di UIN sendiri dibentuk pada tahun 2009 di bawah kepemimpinan Prof Ashar Arsyad, mantan rektor yang mengubah IAIN ke UIN.

“Terbentuknya Komdis di bawah kepemimpinan Prof Azhar pada tahun 2009, belum pernah pergantian ketua hingga saat ini,” ujar ketua Komdis Prof Dr H Hasyim Aidid MA, guru besar Syariah dan Hukum ini.

Hasyim Aidid bercerita bahwa pertama kali terbentuknya Komdis pada 2009 silam. Saat itu, yang ditunjuk sebagai Ketua Komdis pertama adalah mantan Rektor UIN Alauddin Shaleh A Putuhena sementara wakil ketua ialah Hasyim Aidid. Tidak sampai satu tahun masa jabatan sebagai Komdis, Saleh Putuhena meninggal dunia dan digantikan oleh Hasyim Aidid sebagai ketua hingga sekarang.

“Mungkin waktu itu rektor melihat bahwa saya ketua Komdis dianggap berpengalaman dalam dan luar negeri tentang kondisi kampus, saya masih ditunjuk sebagai ketua dari beberapa pergantian rektor hingga saat ini,” tuturnya.

Ia menyatakan bahwa kemungkinan tahun ini ia diganti. April 2016 ia sudah akan pensiun dan jabatannya pun kemungkinan berakhir di Komdis (*/Anhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.