Danny Pomanto Siap Jadi Pengajar Relawan Pendidikan Sulawesi

IMG20160211121852

Suasana deklarasi Relawan Pendidikan Sulawesi di TPA Antang. Kegiatan ini dihadiri langsung Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Kamis (11/2/2016). (accul)

Makassar, LiputanLIMA.com – Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mendeklarasikan sebuah organisasi yang bergerak dibidang pendidikan dan diberi nama Relawan Pendidikan Sulawesi, bahkan ia menyatakan bersedia menjadi pengajar, Kamis (11/2/2016).

“Seluruh anak-anak kita harus mendapatkan pendidikan yang layak, baik melalui pendidikan formal maupun non formal, saya sangat bersyukur karena dengan hadirnya relawan pendidikan Sulawesi ini maka diharapkan mereka yang tidak tersentuh pendidikan formal bisa difasilitasi di lembaga ini,” terang tpria yang kerap disapa Danny ini.

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa menjadi saksi lahirnya organisasi yang menghimpun 2.200 anggota yang memiliki komitmen terhadap kemajuan pendidikan di Makassar, Sulawesi Selatan.

Pemilihan TPA Tamangapa bukanlah tanpa alasan.

“Filosofinya mengapa kami memilih TPA karena kami ingin memberikan pesan kepada seluruh pihak yang bertanggung jawab dalam dunia pendidikan bahwa jangan sampai bau busuk yang dihasilkan oleh sampah itu justru lebih busuk jika pendidikan kita tidak terkelola dengan baik,” jelas Muskar Naim Ketua Relawan Pendidikan Sulawesi kepada liputanlima.com usai acara deklarasi.

Lebih jauh, ia mengatakan bahwa setelah deklarasi ini, mereka akan menggelar rapat kerja untuk mematangkan rancangan kegiatan yang akan dikerjakan.

Relawan Pendidikan Sulawesi mengagendakan program kerja yang menyentuh anak putus sekolah agar bisa kembali ke bangku sekolah, anggota geng motor, pengguna narkoba, dan orang tua buta aksara juga mendapatkan perhatian khusus dari Relawan Pendidikan Sulawesi.

Muskar beserta relawan lainnya telah memprogramkan untuk membuat lorong pendidikan di daerah pinggiran Makassar seperti Tallo, Bontoala, dan Tamangapa (Manggala) yang melibatkan warga setempat.

“Lewat program itu, di setiap daerah sasaran akan disiapkan satu rumah warga yang difungsikan sebagai rumah belajar, tempat berlangsungnya proses belajar mengajar bagi warga yang membutuhkan,” tutupnya. (accul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.