Setop Pornografi, Pemerintah Kaji Larangan Bawa Gadget ke Sekolah

Ilustrasi (ist)

Jakarta, LiputanLIMA.com – Penyebaran pornografi yang sangat massif melalui media gadget membuat pemerintah mulai mengkaji larangan membawa alat elektronik tersebut ke Sekolah.

Hal ini diungkapkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembisa. Ia menjelaskan kalau pihaknya akan bekerjasama dengan beberapa kementrian untuk melarang pelajar membawa ponsel dan gadget ke sekolah.

Menurut Yohana, pelajar harusnya mendapat pengawasan saat berselancar internet melalui gadget. Jika tidak, mereka bisa mengakses informasi atau konten-konten yang mangandung unsur pornografi.

“Harap jadi perhatian, baik bagi orangtua maupun guru, bilamana terdeteksi anak sedang menggunakan gadget-nya untuk melihat situs porno, segera tegur!” tegas Yohana, Minggu (14/2/2016)

Selain situs video porno, Yohana juga mengaku resah dengan kebiasaan pelajar yang sering mengakses media sosial. Apalagi jika dilakukan pada jam-jam sekolah. Dampaknya kata Yohana akan menimbulkan perilaku tidak terpuji.

Hingga saat ini, pembatasan ponsel dan gadget ke sekolah masih berupa rencana. Namun, Yohana berharap aturan ini bisa segera disahkan, mengingat dampak ponsel pada pelajar yang dinilai tak selamanya baik.

“Kita berharap anak-anak ini menjadi generasi yang berkualitas. Merekalah yang akan jadi Presiden, Menteri, Gubernur, dan orang penting lainnya. Kita harus persiapkan mereka dari sekarang,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.