GP Ansor Takalar Minta Pemerintah Bubarkan HTI

Takalar, LiputanLIMA.com- Puluhan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser Takalar hari ini melakukan aksi unjuk rasa di jalan Jend Sudirman Takalar, Sabtu (15/4/2017). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes dan penolakan terhadap rencana kegiatan Hizbut Tahrir Indonedia (HTI) di Makassar.

Diketahui, HTI bakal menggelar kegiatan “Masirah Panji Rasulullah” yang rencananya akan di selenggarakan di Makassar pada hari Minggu, (16/4/2017), yang bertemakan “Khilafah Kewajiban Syar’i Jalan Kebangkitan Ummat”.

Yardi, Ketua GP Ansor Takalar mengatakan penolakannya terhadap semua gerakan yang mengarah kepada disintegrasi bangsa. Bahkan secara tegas, pihaknya meminta supaya pemerintah membubarkan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). “Kami menolak sistem khilafah yang di tawarkan oleh HTI, karena itu merongrong keutuhan NKRI yang berindikasi sebagai upaya makar, untuk itulah kami meminta kepada pemerintah untuk segera membubarkan HTI”. Ujar Yardi.

Menariknya, Sebelum melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Takalar, puluhan pemuda Ansor dan Banser tersebut bergerak menuju masjid raya Takalar, di mana di tempat itu ratusan anggota HTI sedang berkumpul yang berencana akan melakukan pawai keliling kota Takalar. Namun rencana pawai tersebut dibatalkan oleh pihak HTI, karena dihadang oleh pengunjuk rasa dari GP Ansor.

Dalam pernyataan sikapnya, GP Ansor Takalar mengajukan empat poin tuntutan, yakni :

1. Menolak kegiatan “Masirah Panji Rasulullah” yang rencananya akan di selenggarakan di Makassar pada hari Minggu, (16/4/2017), yang bertemakan “Khilafah Kewajiban Syar’i Jalan Kebangkitan Ummat”.

2. Menolak segala bentuk gagasan khilafah yang di prakarsai oleh HTI (Hizbut Tahrir Indonesia), karena membahayakan dan meronrong 4 pilar bangsa, yakni :Pancasila, Bhineka Tunggal Jika, NKR dan UUD 1945.

3. Menginstruksikan kepada seluruh anggota banser Takalar untuk bekerjasama dengan pemerintah, TNI dan Polri guna mengambil langkah strategis dalam menghalau kegiatan kegiatan yang sengaja menyebarkan propaganda khilafah yang bertujuan merubah Pancasila sebagai ideologi dan UUD 1945 sebagai dasar negara.

4. Mengajak pengikut HTI dan sejenisnya untuk kembali pada ajaran Ahlusunnah wal jamaah yang sesuai dalam bingkai NKRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.