Masyarakat Tolak Pasir Laut Takalar untuk Timbun CPI

Takalar, LiputanLIMA.com- Puluhan massa yang tergabung dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa, Senin (15/5/2017) di kantor Bupati Takalar.  Unjuk rasa ini terkait penolakan kegiatan penambangan pasir laut di wilayah perairan Galesong dan Sanrobone Takalar. Elemen yang bergabung dalam aksi ini adalah Forum Informasi Komunikasi  Kelompok Swadaya Masyarakat (FIK KSM), Yayasan Konservasi Laut (YKL), Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) dan beberapa kelompok lainnya.

Menurut para pengunjuk rasa, penambangan ini dilakukan oleh empat perusahaan yang diperuntukkan untuk menimbun lahan Centre Point of Indonesia (CPI) di Makassar. Aksi ini merupakan puncak kegeraman masyarakat yang sebelumnya beberapa kali terlibat ketegangan dengan kapal Bonkalis asal Belanda yang melakukan pengisapan pasir laut di perairan Galesong.

Para demonstran meminta pihak pemerintah Takalar, dalam hal ini Bupati Takalar H.Burhanuddin Baharuddin agar menemui para pengunjuk rasa untuk menandatangani petisi penolakan kegiatan penambangan pasir laut yang meresahkan masyarakat.

“Kami meminta agar Bapak Bupati Takalar H.Bur agar keluar menemui kami para pengunjuk rasa untuk menandatangani petisi penolakan terhadap kegiatan penambangan pasir laut yang merugikan masyarakat Galesong dan Sanrobone. Karena Bupati Takalar turut punya andil dengan menerbitkan izin prinsip atas penambangan itu.” kata salah seorang orator.

Selain mendesak pemerintah kabupaten Takalar untuk mencabut izin prinsip dan atau rekomendasi penambangan pasir laut di wilayah Galesong dan Sanrobone, mereka juga Meminta kepada ketua dan seluruh anggota DPRD Takalar untuk bersama kami menolak tambang pasir laut di Galesong dan Sanrobone. “Kami akan mengawal proses ini hingga izin prinsip dan atau rekomendasi resmi di cabut.”kata Chonel, salah satu peserta aksi. (Hek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.