Golkar: Jika Masih Mbalelo, Andi Cakka Akan Kena Sanksi

MAKASSAR, LiputanLIMA.com- Meski Partai Golkar telah menetapkan Nurdin Halid-Aziz Qahar Muzadkkar berpasangan maju di pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2018, namun keputusan partai golkar tidak berpengaruh terhadap sikap dan konsistensi Andi Muzadkkar selaku ketua DPD II Golkar Luwu.

Bahkan Bupati luwu dua periode tersebut dengan terang-terangan memberikan dukungan kepada kandidat lain Ichsan Yasin Limpo. Diketahui, Andi Mudzakkar terlihat mengepalkan kedua tangannya membentuk simbol salam Punggawa yang identik dengan bakal calon Gubernur Ichsan Yasin Limpo ketika akan dilantik menjadi Ketua PMI, Rabu (24/5/2017) di Luwu. Sebagian kalangan menilai bahwa ini bukti jika Cakka tidak memiliki loyalitas terhadap partai Golkar.

Terkait hal tersebut, wakil ketua DPD I Golkar Sulsel, Risman Pasigai menilai langkah Andi Cakka mencederai komitmen yang dibuatnya termasuk mengingkari Pakta integritas yang ditandatanganinya sendiri saat terpilih sebagai ketua DPD II Golkar Kabupaten Luwu.

“Ini sudah bentuk inkonsistensi Andi Muzadkkar untuk mengawal partai Golkar, bahkan sikap Andi Cakka ini jelas memiliki konsekwensi terhadap karirnya dipartai Golkar. Secara organisasi, Partai Gollar akan memberikan teguran tertulis terhadap Andi Cakka,” kata Risman Pasigai, Kamis (1/6/2017).

Bahkan Risman mengatakan Andi Cakka ikut dalam sejumlah agenda sosialisasi NH-Aziz sebagai calon gubernur Partai Golkar. Andi Cakka juga membubuhkan kontrak Politik ketika dia terpilih jadi ketua Golkar, dirinya siap memenangkan calon gubernur usungan partai Golkar.

“Apa yang dibuat sendiri dia ingkari, kalau tetap dia lanjutkan maka pemberhentian sebagai ketua Golkar Luwu akan kita lakukan,” tegas Risman.
Dirinya juga menimpali, “Jika betul Andi Cakka ingin menjadi bagian dari kandidat lain selain usungan Golkar, seharusnya dilakukan dengan terang-terangan bukan dengan cara sembunyi-sembunyi. yang kita anggap, sebagai politisi yang tidak memiliki etika berpolitik.”katanya.

Andi Cakka merupakan salah satu Ketua Golkar yang mendeklarasikan NH-Aziz sebagai calon Gubernur dan wakil Gubernur Sulsel. “Sehingga langkah Andi Cakka terkesan mengabaikan janji dan komitmen dirinya sebagai kader partai Golkar.”pungkas Risman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.