Tak Punya Izin, Dua Radio Pemda Dapat Warning KPID

Muhammad Hasrul Hasan, Komisioner KPID Sulsel

MAKASSAR, LiputanLIMA.com- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan, memberikan peringatan dua radio lokal masing-masing RPK FM dan Rewako FM.

Dua stasiun radio lokal ini merupakan milik Pemda Tana Toraja dan Gowa. Diketahui, dua radio tersebut belum mengantongi izin penyiaran hingga bertahun-tahun.

Hal tersebut terungkap Saat KPID, dan sejumlah pengurus Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) melakukan pertemuan di Kantor KPID Sulsel Jalan Bontolempangan, Nomor 48 Makassar, Kamis (8/6/2017).

Pasalnya, lembaga penyiaran milik Pemerintah tersebut telah bersiaran 12 tahun tanpa mengantongi izin.

“Kami meminta Pemda Tana Toraja dan Gowa untuk melanjutkan proses perisinannya karena dua radio milik pemda hanya sampai tahap Evaluasi Dengar Pendapat ( EDP) . Jika tetap bersiaran tanpa izin maka pihak KPID akan berkordinasi dengan Balai Monitoring untuk lakukan penertiban,” kata Ketua KPID Sulsel, Mattewakkan.

Sementara itu, Muhammad Hasrul Hasan Kordinator Bidang Fasilitasi dan Infrastruktur perizinan KPID Sulsel mengatakan persoalan perizinan lembaga penyiaran publik umunya terbentur di Perda.

“Dari pertemuan tadi diketahui persoalan perizinan LPPL di Sulawesi Selatan umumnya terbentur di Perda yang merupakan salah satu syarat pendirian LPPL “ Kata Hasrul Hasan.

Lebih lanjut Hasrul mengatakan, KPID Sulsel akan mendorong serta membantu LPPL untuk melanjutkan proses perizinannya.

Seharusnya pemerintah daerah segera mengurus perizinan LPPL karena peraturan terkait lembaga penyiaran publik telah terbit 10 tahun lalu.

“Acuannya adalah Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Lembaga Penyiaran Publik”, ujar Hasrul.

Selain RPK FM, dan Rewako FM sejumlah LPPL di daerah juga belum melanjutkan tahapan perizinannya seperti, Butta Salewangan Maros, Butta Toa FM Bantaeng. Dari 17 LPPL yang ada di Sulawesi Selatan baru dua yang memiliki Izin Tetap yakni Suara Bersatu Sinjai dan Bandar Madani Pare-Pare. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.