Fungsionaris Muda Golkar : Jangan Bawa Badai Masuk ke Golkar

JAKARTA, LiputanLIMA.com– Fungsionaris Muda Partai Golkar menegaskan kepada semua pihak di tubuh partai Golkar untuk tetap memegang teguh Ikrar Panca Bakti Partai Golkar dalam situasi apapun.

Penegasan ini diungkapkan Fungsionaris Muda Partai Golkar, Risman Pasigai yang juga Ketua Departemen DPP Partai Golkar saat jumpa pers dalam menyikapi situasi Politik Golkar pasca Penetapan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa, (25/7/2017).

Menurut Risman , hal tersebut yang membuat Golkar tetap solid. Termasuk dalam menghadapi permasalahan hukum yang menyeret nama Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto.

“Semua DPD, DPP seluruhnya menyatakan kita solid dan bersatu. Menjaga kebersamaan Golkar agar tidak terpengaruh pada status ketua umum kita,” ujar Risman.

Lebih lanjut, politisi muda asal Bulukumba mengajak gerakan muda Partai Golkar lainnya untuk tetap menghormati tujuh keputusan rapat pimpinan partai sebagai sebuah semangat merealisasikan Ikrar Panca Bakti partai. Disamping itu, Dewan Kehormatan Partai Golkar juga telah mendukung langkah hukum lanjutan terkait status Novanto.

Menurut Risman jika segelintir kader yang mencoba menganggu suasana kebatinan dan solidaritas kader, maka mereka perlu membaca situasi, dimana Partai Golkar dalam posisi menghadapi badai dan mencoba melewati badai perlu dukungan semua kader. “Bukan malah berteriak diluar bahkan malah membawa badai masuk di Golkar. ini perlu diwaspadai dan perlu di curigai, jangan-jangan ada agenda setting yang ingin menghancurkan Golkar, bahkan kami curiga ada bandar-bandar yang membiayai gerakan mereka,”urai Risman.

Fungsionaris Muda Partai Golkar mengajak kepada semua kader untuk duduk bersama menghadapi serangan badai yang datang, “Golkar ini aset bangsa, Marilah kita besarkan partai ini, marilah bersama sama melewati badai ini, hormatilah partai ini,”tegas Risman.

Hadir dalam konferensi pers para politisi muda partai berlambang beringin rimbun itu, diantaranya Pahlevi Pangerang, Ahmad Suhawi, Maman Abdurahman, Mustafa M Radja, Andi Nursyam Halid dan Jamaluddin M Syamsir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.