Ketua PKB Bulukumba Inginkan Mobdin Anggota DPRD Dijadikan Mobil Jenazah

BULUKUMBA, LiputanLIMA.com– Kejadian memilukan menimpa Mappi (51) di kelurahan Laikang, kecamatan Kajang, kabupaten Bulukumba. Mappi yang meninggal di Puskesmas Kassi, Kajang, Kamis (24/8/2017) terpaksa ditandu memakai sehelai sarung ke rumah duka yang berjarak tujuh kilometer.

Pada saat jenazah hendak dipulangkan kerumah duka, ternyata tidak dapat fasilitas mobil di Puskesmas, sehingga pihak keluarga membawa dengan alat seadanya, bahkan menggunakan sebatang bambu dan sarung kemudian keluarga korban dan masyarakat sekitar menandunya hingga ke rumahnya.

Menanggapi kejadian ini, Ketua DPC PKB Bulukumba, Fahidin HDK tak kuasaa menyembunyikan keprihatinannya. “Memalukan sekaligus memilukan. APBD Bulukumba 1,5 trilyun, tapi tidak ada mobil jenazah. Rasa kemanusiaan kita terlukai,”kata Fahidin, Sabtu (26/8/2017).
Anggota DPRD Bulukumba ini lalu mengusulkan kepada Pemkab Bulukumba, agar semua mobil dinas yang dimiliki legislator ketika ditarik, dijadikan saja mobil jenazah di tiap kecamatan. “Ke depan ini kan, semua mobil dinas anggota DPRD akan ditarik sesuai Undang undang. Saya berharap, semua mobdin itu dijadikan saja mobil jenazah di tiap kecamatan,”urai Fahidin.
Untuk diketahui, sejak pemberlakuan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, maka semua fasilitas mobil dinas akan ditarik pemda. Sebagai gantinya, akan diberikan tunjangan transportasi.
“Jika menunggu pengadaan di APBD pokok 2018, rasanya terlalu lama. Kejadian Mappi tidak boleh terulang,”kata Fahidin lagi. Sementara, menurut Fahidin ada delapan unit mobil dinas di kantornya yang masih dalam kondisi baik.(hek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.