PPP Perkuat Tim Pemenangan Pilgub di Toraja-Torut

MAKASSAR, LiputanLIMA.com – Pasca terbitnya surat rekomendasi (SK) usungan terhadap pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar maju di Pilgub Sulsel 2018 mendatang, partai yang dinakhodai Muhammad Aras di Sulsel ini mulai tancap gas.

Selain konsolidasi, partai ini mulai membentuk tim pemenangan di sejumlah kabupaten/kota di Sulsel, tak terkecuali di Tana Toraja dan Toraja Utara.

Keberadaan tim pemenangan yang terhimpun dari kader partai berlambang ka’bah ini bertugas serta bekerja mensosialisasikan Punggawa Macakka di Pilgub.

Bukan hanya itu, Program Sejuta Punggawa (PSP) yang memiliki manfaat besar terhadap masyarakat ikut dikampanyekan hingga ke pelosok desa di Sulsel.

“Kita sudah bentuk tim pemenangan khusus dari PPP di Tana Toraja dan Torut. Tugas mereka mensosialisasikan IYL-Cakka dan memperkenalkan apa yang bakal menjadi program dan visi-misinya lima tahun kedepan,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW PPP Sulsel, Rizal Syarifuddin, Senin (18/09/17).

Keberadaan tim pemenangan IYL-Cakka di tingkat kabupaten/kota hingga desa diakuinya memiliki peran penting. Tidak hanya memperkenalkan Punggawa Macakka sebagai bakal calon kepala daerah melainkan mereka juga bertanggungjawab menyusun langkah-langkah strategis demi meraih suara besar di Pilgub.

“Salah satunya menjaga dan meningkatkan basis suara PPP,” urainya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Sulsel, M Aras mengatakan, penguatan sosialisasi dan pemenangan IYL-Cakka sudah merata di seluruh Kabupaten se Sulawesi Selatan.

“Sudah Rampung ditingkatan Kabupaten/Kota, saat ini kami menyasar Toraja dan Toraja Utara,” kata Aras.

Untuk pemenangan IYL-Cakka, dia menegaskan seluruh kader PPP solid memenangkan IYL-Cakka di Pilgub apapun skenario politik ke depan, sekalipun akan maju melalui jalur independen.

“Yang pasti kalau sudah final seperti itu, apapun kejadiannya (jalur independen) kita tetap mendukung, karena sudah diberikan rekomendasi,” tegas Aras.

Dia pun menegeskan, yang dikantongi IYL – Cakka saat ini bukan lagi surat tugas, namun sudah ditindak lanjuti dengan penerbitan surat rekomendasi dari DPP PPP.

“Dari SK yang kami keluarkan, bukan lagi berupa surat tugas, tapi sudah surat rekomendasi. Jadi sudah final,” demikian Aras. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.