Nasdem Minta Jangan Terlena Survei Poltracking

MAKASSAR, LiputanLIMA.com- Lembaga Survei Poltracking Indonesia merilis hasil Survei terbaru Trend Elektabilitas Bakal Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sulsel, Minggu (24/9/2017).

Dari hasil survei tersebut, Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid dan Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Azis) mencapai 19.79 persen. Sedangkan pasangan Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) mencapai 17.39 persen. Sementara itu, pasangan Nurdin Abdullah-Tanribali Lamo mencapai 16.37 persen, dan pasangan Agus dan Aliyah memperoleh 8.95 persen.

Namun, Partai Nasdem Sulsel yang menjadi salah satu partai pengusung pasangan NH Aziz meminta kepada para pendukung NH Aziz untuk tidak terlena dengan trend survei tersebut. Wakil Ketua Bidang Media DPW NasDem Sulsel, M. Rajab menuturkan hasil survey itu gambaran kecenderungan politik masyarakat.

“Jika pemilihan hari ini, maka pemenang survey akan memenangkan kompetisi,” kata M. Rajab, yang juga legislator asal Luwu Raya. Senin (25/9/2017).

Masalahnya, lanjut Rajab, pemilihannya bukan hari ini, tapi 10 bulan ke depan. Tentu saja ini masih sangat dinamis.

“Pendukung NH-Aziz jangan terlena dengan hasil survey ini. Seharusnya, pendukung harus lebih giat lagi untuk melakukan sosialisasi dan mempengaruhi masyarakat untuk memilih NH-Aziz. Kerja, kerja dan rapatkan barisan untuk meraih kemenangan,” tutur Rajab yang juga mantan ketua KPU Luwu Utara.

Legislator Sulsel Dapil Luwu Raya ini juga menambahkan, jika pasangan NH-Aziz dilihat dari survei memberikan gambaran masyarakat Sulsel butuh perubahan kedepannya.

“Kami sangat meyakini paket dengan jargon Sulsel baru ini bisa membawa perubahan yang signifikan ke arah yang lebih maju. Apalagi, paket ini saling melengkapi kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Dan, itu juga kelihatan ketika membaca hasil survey Poltracking,” tutup Rajab.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.