‘Pergerakan Politik IYL-Cakka Beri Pembelajaran Politik Model Baru’

MAKASSAR, LiputanLIMA.com- Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) mencatat sejarah baru pada perjalanan politik di Sulsel.

Pasangan yang menggunakan tagline “Punggawa Macakka” ini akan menjadi pasangan pertama maju melalui jalur independen pada hajatan politik lokal lima tahunan se-Sulsel.

Tidak hanya itu, sepanjang karier politik Ichsan, baru kali ini dia mendapat dukungan dari partai Demokrat.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Epicentrum Politica, Iin Fitriani menilai, langkah IYL-Cakka menciptakan model pertarungan politik baru di Pilgub Sulsel. Sehingga menurut Iin pertarungan akan semakin menarik.

“Dengan adanya calon dari jalur independen di Pilgub Sulsel akan menjadikan pertarungan semakin terbuka, dan membuktikan bahwa pembelajaran politik di Sulsel mengalami kemajuan,” kata Iin kepada Wartawan.

Perihal dukungan Demokrat yang baru pertama kali dialamatkan ke klan YL, Iin mengatakan, keputusan partai berlambang bintang mercy itu adalah pembuktian bahwa Demokrat sangat terbuka dan bijaksana dalam menghadapi setiap event politik.

“Termasuk Demokrat mendukung IYL itu membuktikan bahwa Demokrat itu terbuka dan bijaksana, hal itu mematahkan anggapan yang mengeidentikkan Demokrat kepada figur tertentu,” ucapnya.

Lebih jauh, dia mengatakan, keputusan IYL-Cakka tentu telah melalui proses panjang. Menurutnya keputusan itu sudah diperhitungkan secara matang oleh IYL-Cakka bersama tim jauh hari sebelum diputuskan.

Dia mengatakan, pergerakan politik IYL memang perlu diantisipasi oleh lawan politiknya. Alasannya, pergerakan IYL-Cakka yang telah mengusahakan komunikasi politik dengan partai lain, team IYL-Cakka juga sudah menjalankan Program Sejuta Punggawa (PSP)

“Dan juga telah melakukan sosialisasi yang intensitasnya cukup tinggi di seluruh Sulsel. Jadi langkah ini tidak mengherankan jika diambil oleh IYL-Cakka, karena antisipasinya sudah jauh hari disiapkan,” tuturnya.

Menurutnya, para calon yang ingin maju ke pertarungan se level Pilgub, memang harus punya banyak plan, seperti lewat partai siap dan lewat jalur independet juga harus siap.

“Hal ini membuktikan bahwa mereka siap tarung dengan senjata apapun. Ada pengalaman Adnan (Bupati Gowa) juga yang Pilkada serentak 2015 lalu berhasil menang lewat jalur independent. Jadi hal tersebut bisa jadi tolak ukur,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.