Menanti Kebangkitan Cendana di Partai Berkarya

LiputanLIMA.com- KPU telah menetapkan Partai Berkarya sebagai salah satu partai peserta pemilu 2019. Bahkan partai Berkarya telah memiliki nomor urut 7 pada kontestasi lima tahunan. Masuknya Partai Berkarya menjadi peserta pemilu menjadi simbol kembalinya putra bungsu Soeharto, Tommy Soeharto, ke panggung politik nasional.

Berbeda dengan sang kakak, Titiek Soeharto, Tommy sudah lama tidak aktif di Partai Golkar. Ia kemudian memutuskan membentuk partai sendiri, Partai Berkarya. Di partai itu, Tommy menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina. Tommy seakan ingin keluar dari bayang-bayang Golkar dengan membentuk partai sendiri. Apalagi saat ini, sudah banyak faksi lain di Partai Golkar yang lebih mendominasi dibandingkan keluarga Cendana.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari, menilai pergerakan Partai Berkarya sebagai partai baru memang cukup kuat. Lolosnya Partai Berkarya ke Pemilu 2019 tentunya akan memberikan manfaat politik kepada Tommy di politik nasional.

“Untuk di daerah cukup kelihatan pergerakannya. Mereka itu banyak di daerah. Memang belum segagah Perindo tapi tentunya terlihatlah. Dan mereka pasti ingin mengusung Tommy Soeharto,” ujar Qodari dikutip dari kumparan.com, Minggu (18/2/2018).

Dukungan infrastruktur di daerah ini, lanjut dia, tak bisa dipandang sebelah mata. Tak hanya itu, Qodari menilai dari segi pendanaan untuk logistik dan pengembangan partai, Tommy tentu punya “persediaan” yang cukup. Sehingga hingga 2019 nanti, banyak yang bisa dilakukan oleh Partai Berkarya.

“Pendanaan saya rasa tidak ada masalah. Tinggal sejauh mana Mas Tommy mau berinvestasi di dunia politik,” lanjutnya.

Sudah mendapat dukungan dari Partai Berkarya, kini tinggal apakah Tommy mau memanfaatkan peluang itu atau tidak. Qodari menilai “peran” Tommy di 2019 belum tentu maju menjadi calon yang bertarung.

“Kita tunggu saja ini apakah ia akan benar mau maju di panggung politik. Ini kan tergantung dia. Dulu banyak partai yang mendukung Tommy tapi yang lolos pemilu kan baru Partai Berkarya ini,” tuturnya.

Soal elektabilitas, ia menyebut sejauh ini memang kecil. Tapi, masuknya Partai Berkarya sebagai peserta pemilu tentu akan membawa perubahan. Ia memprediksi elektabilitas Tommy bisa naik karena partainya sudah resmi masuk ke perang di 2019.

Menarik menantikan kiprah Partai Berkarya di Pemilu 2019.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.