Bahagianya Daeng Sarro, Pemancing Ikan yang Bersahabat Nurdin Abdullah

TAKALAR, LiputanLIMA.com- Nurdin Abdullah, cagub kandidat nomor 3 Prof Andalan, ternyata hobi memancing. Setelah blusukan ke TPI Beba di Galesong Utara, Bupati Bantaeng itu bertemu dengan teman memancingnya semasa masih belum menjadi bupati.

Prof Nurdin Abdullah blusukan ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Beba, Desa Tamasaju, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, pada Senin pagi (2/4/2018). Dia ingin melihat sekaligus menyerap aspirasi para nelayan dan pedagang ikan yang sedang beraktivitas di TPI Beba.

Kedatangan Bupati Bantaeng dua periode itu, tentu saja disambut suka cita oleh para nelayan dan pedagang ikan. Mereka pun berebut menyalami Prof Nurdin Abdullah.

Pasca berdialog di TPI Beba, Prof Nurdin Abdullah menuju Desa Batu-Batu yang masih termasuk wilayah Kecamatan Galesong Utara. Dia menuju rumah salah satu tokoh masyarakat. Begitu melihat kedatangan Prof Andalan, ratusan warga yang sudah menunggu segera meneriakkan, “Pilih Tiga..! Pilih Tiga..!”

Prof Nurdin Abdullah pun didaulat berbicara. Di sela pidatonya, Prof Nurdin Abdullah memanggil salah satu nelayan untuk maju ke depan. “Ada Dg Sarro di sini? Tadi saya melihat Dg Sarro,” kata Prof Andalan.

Dg Sarro pun maju ke depan, bersalaman dan kemudian berpelukan dengan Bupati Bantaeng itu. Prof Nurdin Abdullah pun melanjutkan pidatonya.

“Dg. Sarro ini orang Galesong Utara. Beliau teman mancing saya dulu, jauh sebelum jadi bupati,” kata Prof Nurdin Abdullah yang disambut tepuk tangan hadirin.

Prof Nurdin pun mengisahkan pengalamannya memancing bersama Dg Sarro. “Sebelum pergi memancing, saya selalu terlebih dulu membeli ikan ke Dg Sarro karena takut istri di rumah kecewa jika pulang tidak membawa hasil,” papar Prof Nurdin yang disambut tawa hadirin.

“Hingga saya jadi Bupati, Dg Sarro masih sering datang ke Bantaeng membawakan saya ikan hasil pancingannya. Tapi harganya sudah jauh lebih mahal karena Bupati yang beli,” canda Prof Nurdin yang kembali disambut tawa nelayan dan warga yang ikut hadir.

Kenangan indah dengan Dg Sarro telah membuat Prof Nurdin Abdullah merasa memiliki hubungan sangat dekat dengan para nelayan dan seluruh warga Galesong Utara dan Takalar. Apalagi pernah merasakan kehidupan keseharian seorang nelayan.

“Saya tidak pernah bisa melupakan masa-masa indah memancing dengan Dg Sarro yang merupakan salah satu nelayan di Sulsel,” kata Prof Andalan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.