Reuni Akbar, KEPMA Ara-Lembanna Gunakan Konsep Budaya

BULUKUMBA, LiputanLIMA.com – Kerukunan Pelajar Mahasiswa (KEPMA) Ara-Lembanna sukses menggelar reuni akbar perdana. Reuni sesi pertama yang diselenggarakan di Gedung Masyarakat (Gema) panrita lopi Ara Bulukumba mengusung konsep budaya. Sabtu (16/07/2018)

Miniatur pinisi dengan ukuran besar tak luput dari pameran, makanan khas seperti uhu’-uhu’, dumpi, serta tarian juga ditampilkan dalam acara itu. Ketua panitia Ardiansyah menuturkan alasannya mengambil konsep tersebut untuk mengangkat kembali budaya yang hampir punah.

“Konsep reuni ini tentu saja untuk mengangkat kembali budaya yang hampir punah seperti tarian, makanan khas, dan masih banyak lagi,” tuturnya saat ditemui seusai menyambut tamu undangan yang hadir.

Lebih lanjut, ketua umum Ismail mengatakan sebuah keharusan untuk melestarikan budaya.

“Sebagai mahasiswa dan seorang pemuda kami yang harus melestarikan budaya ini agar tetap diketahui dan dipelajari oleh generasi-generasi selanjutnya,” ucapnya

Reuni akbar KEPMA Ara-Lembanna tak hanya dihadiri oleh sejumlah alumni, pun anggota DPRD provinsi Sulawesi Selatan Arum Spink, anggota DPRD kabupaten H. Amiruddin Rasyid, penyuluh budaya bulukumba, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para pemuda ikut memeriahkan acara tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.