Motivasi Ribuan Milenial Wajo, Akbar Faizal: Saya Anak Kampung dari Labawang

SENGKANG, LIPUTANLIMA.COM – Anggota komisi III DPR-RI, Akbar Faizal beri motivasi kepada ribuan pemuda di Kampung halamannya di Sengkang, Kabupaten Wajo, Rabu (13/03/2018). Akbar Faizal yang tampil sebagai pembicara Wira Usaha Muda Nusantara (WIMNUS) di Gedung Assa’ada mengatakan anak muda di era milenial ini harus tampil revolusioner.

“Era sekarang sangat jauh berbeda dengan zaman dulu. Anak muda sekarang harus revolusional, Harus memiliki keterampilan, anda harus memiliki
ciri yang membedakan dengan yang lainnnya,” kata Politisi NasDem itu.

Akbar Faizal mendorong para pemuda Wajo untuk untuk menjadi orang hebat, jangan pernah berhenti bermimpi. “Mimpi itu perlu, karena mimpi itu adalah sebuah dorongan untuk kita berbuat yang lebih baik. Jadi, teruslah bermimpi jadi orang sukses,” ucap Akbar Faizal.

Akbar Faizal mencontohkan dirinya hanya orang biasa, hanya seorang anak pensiunan TNI yang bergaji rendah dimasanya, hanya orang kampung dari Wajo. “Saya anak kampung dari Labawang. Namun atas kegigihan dalam bekerja keras, akhirnya saya bisa tampil dihadapan kalian,” kata AF sapaannya yang sambut tepuk tangan.

Lanjut Akbar Faizal menyampaikan bahwa perubahan itu harus dimulai dengan diri sendiri jangan malas. “Jadi harus dimulai dengan diri kita, bagaimana mau berubah kalau malas, hilangkan sifat malas itu, jangan sia siakan peluang yang ada dihadapan anda,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Akbar Faizal menyampaikan rasa bangganya berdiri hadapan pemuda di kampung halamanya.
“Saya bangga berdiri bisa berbagi dengan anak -anak muda disini, karena kampung saya,” ucapnya.

Diakhir acara itu Akbar Faizal menitipkan pesan, catatkan pada diri kalian. “Catatkan sejarahmu sendiri jangan pernah orang lain mencatatkan sejarahmu, karena orang lain diluar sana juga sedang sibuk mencatatkan sejarahnya sendiri,” harapnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.