‘Kampanye Tutup Muka’, Prabowo-Sandi: itu Perlawanan Rakyat

LIPUTANLIMA.COM- Sejumlah orang di media sosial memberi dukungan pada capres dan cawapres 02 Prabowo-Sandi dengan cara yang tidak lazim. Mereka menutup wajah sambil menunjukkan gestur dua jari yang lazim digunakan untuk mendukung Prabowo-Sandi.

Aksi tersebut menggunakan tagar #RakyatDitekanRakyatMelawan dan menjadi trending topic di Twitter hari ini.

Kepala IT Tim Pemenangan Internal Gerindra, Rizaldy Danar Priambodo, mengungkapkan, kampanye tersebut sebagai bentuk perlawanan masyarakat setelah pemecatan sejumlah pegawai dan honorer di beberapa daerah beberapa waktu terakhir.
“Itu muncul karena ada yang karena yang guru honorer yang dipecat di Tangerang kemarin. Itu adalah munculnya muka yang ditutup tetap pose 02 adalah bentuk perlawanan dari masyarakat dan pendukung kami,” kata Rizaldydalam diskusi di Jakarta Pusat, Minggu (24/3/2019) dilansir dari kumparan.
Rizaldy menyebut, masyarakat tidak dapat dikekang atas sikap politiknya dalam Pilpres 2019. Menurut Rizaldy semakin ada tekanan maka gelombang dukungan semakin kuat pada capres 02 Prabowo-Sandi.

“Saya pikir ini pemecatan itu seperti efek sabun, semakin dikocok semakin banyak busanya,” ujar Rizaldy.

“Pendukung 02 mendapat tekanan dipecat maka perlawan muncul dengan kemudian ditutupinjadi ibaratnya kami anonim enggak mukanya ditutup tapi kami tetap memberikan dukungan,” kata Rizaldy lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.