Pasca Teror Bom, Kegiatan di Smansa Tetap Berjalan

IMG_20160228_111416_HDR

Suasana di depan SMAN 1 Makassar pasca teror bom, Minggu (28/2/2016). (Tri Sutrisno)

Makassar, LiputanLIMA.com – Pasca ancaman teror bom yang dialami SMAN 1 Makassar dini hari tadi, kegiatan Munaqasyah Santri yang sudah teragenda sebelumnya tetap dilangsungkan, Minggu (28/2/2016).

Direktur LPPTKA BKPRMI, Sukardi (33), menjelaskan kalau kegiatan tetap dilaksanakan karena polisi sudah melakukan penyisiran dan tidak ditemukan adanya bom.

“Kasus ini telah kami laporkan, dan ditangani oleh Polrestabes. Semalam tim penjinak bom juga telah melakukan penyisiran ke seluruh area sekolah dan tidak ditemukan adanya bom, makanya kami tetap melaksankan kegiatan ini, dan Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” katanya kepada LiputanLIMA.com.

Sukardi menceritakan kalau ancaman bom tersebut dikirimkan melalui pesan singkat oleh orang tidak dikenal.

“Saya menerima SMS yang isinya kalau SMAN 1 telah dipasangi bom yang merupakan bom dari cabang Jakarta dan akan meledak hari ini jam 8 pagi,” beber Sukardi.

Pihak LPPTKA BKPRMI Kota Makassar, lanjut Sukardi, akhirnya melaporkan ancaman tersebut ke Polrestabes Makassar. Tim penjinak bom yang tiba dilokasi langsung melakukan penyisiran dan tidak ditemukan adanya bom.

(Tri Sutrisno/Luqman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.