Ayoo… Selamatkan Lingkungan dengan Bombe’ Kantong Plastik

Makassar, LiputanLIMA.com – Earth Hour Makassar membuat gebrakan baru untuk mengajak masyarakat lebih menyayangi lingkungan. Namanya bombe’ kantong plastik.

“Isu ini adaptasi dari bandung dengan diet kantong plastik. Namun agar lebih familiar di masyarakat Makassar dan lebih menarik untuk di terapkan makanya kita lebih memilih kata tersebut,” ungkap Fahmi selaku Kordinator Eart Hour Wilayah Kota Makassar, saat ditemui, Kamis (4/2/2016).

Fahmi menjelaskan kalau program bombe’ kantong plastik sangat perlu diterapkan mengingat Indonesia adalah penyumbang sampah terbesar kedua setelah China. Bahkan jumlah sampah plastic yang masuk ke laut sebanyak 1,29 juta ton berdasarkan penelitian University of Georgia pada tahun 2010 lalu.

Langkah awal yang dilakukan oleh Earth Hour Makassar adalah mengajak anggota komunitas, volunteer, maupun orang-orang terdekat untuk selalu memakai totebag untuk keperluan berbelanja dan selalu menyediakan botol minum untuk isi ulang.

Sekadar diketahui, earth hour adalah gerakan mengajak masyarakat baik individu kelompok maupun pemerintah untuk melakukan hal kecil namun mempunyai manfaat yang besar. Earth hour lahir di Sydney pada tahun 2007 lalu diadopsi ke Indonesia dan terbentuk pada tahun 2011 di Makassar, di gagas oleh Abadi Gunawan. Pada tahun 2012 resmi terdaftar di World Wide Fun for Nature (WWF).

Tidak sekedar mengajak publik namun Earth Hour wilayah Makassar mengangkat beberapa isu utama terkait perilaku konsumsi masyarakat urban. Seperti, bijak menggunakan energi listrik dan air dengan mencabut alat elektronik yang telah tidak terpakai dan menggunakan air dengan hemat.

Selanjutnya, bijak menggunakan kertas dan tissue, menggunakan transport publik minimal sekali seminggu dan yang terakhir adalah bombe’ kantong plastik. (rifkah/man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.